BANNER IKLAN

Disdik Mura Diduga Potong Dana DAK se-Kabupaten, Puluhan LSM Laporkan ke Polisi

oleh -296 views

Musi Rawas| CN- Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Diduga melanggar aturan.

Pasalnya, santer disinyalir Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura) memfasilitasi MoU dengan FKMS yang diduga potong dana DAK Sekolahan tahun anggaran 2020 se-Kabupaten Musi Rawas satu persen.

Diduga Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas menjadi fasilitator mengadakan MOU dengan FKMS terkait kegiatan DAK SDN-SMPN serta pemotongan satu persen tiap kepala sekolah yang menerima dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020.

Dengan alasan biaya pendampingan pengawasan dan penyelesaian masalah yang ada atas realisasi kegiatan dana alokasi khusus (DAK) yang diterima oleh pihak kepala sekolah SDN, SMPN dan PAUD.

BACA  Kapolres Indramayu Tinjau Rekap Pemilu 2024 Tingkat PPK Se-Indramayu

Puluhan Aliansi LSM dan Ormas yang ada di Kabupaten Musi Rawas, yang tidak tergabung dalam FKMS beberapa hari sebelumnya telah melaporkan perihal ini ke pihak Aparat Penegak Hukum Polres Musi Rawas agar dapat dilakukan proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

MoU yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Mura dan FKMS diduga menguntungkan kedua belah pihak dan merugikan pihak Lsm-Ormas karena diduga ada nama-nama LSM yang dicatut dan diduga MOU tersebut tidak sesuai aturan dengan PERMENDIKBUD NO 11 TAHUN 2020 Tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan.

BACA  Gagalkan Peredaran Miras : Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

Terkait hal itu, salah satu LSM LIPERRI dan tim, Edison, mengatakan “saat melakukan investigasi dan konfirmasi ke SMPN Giriyoso Kecamatan Jayaloka (28/9/20) beberapa waktu yang lalu, sangat menyayangkan papan anggaran dana DAK yang terpasang Tidak sesuai dengan aturan PERMENDIKBUD NO 11 TAHUN 2020.”

BACA  Kapolres Indramayu Tinjau Rekap Pemilu 2024 Tingkat PPK Se-Indramayu

“Berdasarkan pesan singkat dari salah satu WA kepsek SMPN Giriyoso Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas (SG), mengatakan masalah DAK sudah kerjasama MoU dengan FKMS, untuk selanjutnya silahkan hubungi FKMS Dan Dinas pendidikan” kata ediso, menjelaskan isi pesan tersebut.

Hairil, selaku PPTK Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2020 Dinas Pendidikan saat dikonfirmasi  dengan Sekdin, Hartoyo, malah mengaku sedang sibuk ” nanti saya rapat dulu ” katanya singkat. (Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.