Sederhana Namun Bermakna, MTsS  Berbagi Bubur Jelang Maulid Nabi

oleh
oleh

Subulussalam| CN- Madrasah Swasta Tsnawiyah berbagi Kacang hijau jelang memperingati Hari Kelahiran Nabi Baginda Rasullah SAW. Maulid Nabi diperingati setiap 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Maulid Nabi menjadi perayaan yang berkembang di masyarakat setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

example banner

Kepala sekolah MTsS, Salmudin S.Pdi, menjelaskan mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

BACA  Bersama BUMN Dan Kelompok Tani Polres Inhu Dukung Ketahanan Pangan Nasional Dengan Jagung Pipil

“Maulid artinya kelahiran, sementara Maulud itu artinya orang yang dilahirkan,” jelas sal.

Menurutnya, istilah keduanya sama benarnya, intinya kita memperingati sosok kelahiran seorang yang penting bagi kita, terutama sebagai seorang muslim.

Memperingati maulid semata-mata untuk mengenang warisan atau peranan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya.

BACA  Kapolres Kampar Buka Turnamen Mini Soccer Kapolres Cup I – Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80

Salmudin mengatakan, ketika Maulid, selain mewarisi apa yang nabi tinggalkan kepada kita yakni Alquran dan Hadist serta sunah, akhlak juga menjadi hal yang utama.

“Nabi pernah menyampaikan: Aku tidak lain diutus untuk menyempurnakan akhlak,” terang salmudin, Senin (17/11).

BACA  Jumat Berkah Sat Brimob Polda Sumut, Tebar Kepedulian dengan 200 Paket Makan Gratis untuk Jamaah Shalat Jumat

MTs Rudeng Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengn cara membagikan bubur kacang hijau kepada seluruh Guru dan Siswa/i, semoga momentum ini dapat menambah rasa kecintaan kpd Rasullullah SAW, dan menambah rasa semangat belajar “pungkasnya (Junaidi)

No More Posts Available.

No more pages to load.