OKU| CN- Intensitas latihan tempur prajurit TNI AD di bawah pimpinan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa kian meningkat. Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu memang berupaya maksimal meningkatkan kemampuan prajuritnya. Tidak heran, pihaknya berniat menambah pusat latihan tempur atau puslatpur.
Keterangan itu disampaikan Andika usai meninjau Latihan Antar Kecabangan atau Latihan Gabungan TNI AD bersandi Kartika Yudha 2020 di Puslatpur Kodiklatad, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. “Kami sudah mulai merintis daerah latihan baru yang lebih besar,” terang dia Kamis (26/11). Andika memang tidak menyebut secara spesifik di mana puslatpur itu dibangun. Namun, dia mengungkapkan lokasinya di Kalimantan.
Menurut Andika puslatpur itu sudah dimulai pembangunannya oleh TNI AD sejak awal tahun. “Kami juga sudah mulai merintis daerah latihan baru yang lebih besar yang sudah kami rintis sejak awal tahun, di Kalimantan Utara,” bebernya. Pejabat yang pernah bertugas sebagai komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Pasmapres) itu menyatakan, tidak kurang 240 ribu hektare lahan akan menjadi puslatpur TNI AD di sana.
Bahkan, luasan lahan itu bisa bertambah lagi sampai 320 ribu hektare. Angka itu jelas sangat besar. Mengingat Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, OKU Timur, Sumatera Selatan tidak sampai 100 ribu hektare. “Ini memang sudah jadi yang terbesar, 43 ribu hektare,” kata Andika. Dengan lahan latihan tempur seluas itu, mereka sudah bisa melaksanakan latihan antar kecabangan yang melibatkan banyak alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Apalagi bila puslatpur di Kalimantan Utara sudah selesai dibuat. Bukan tidak mungkin lebih banyak alutsista dan pasukan bisa berlatih bersama di sana. Khusus di Baturaja, Andika menyebut, saat ini baru 12 ribu hektare lahan yang bisa dimaksimalkan. Dia ingin angkanya terus bertambah. “Kami merencanakan untuk sampai dengan 25 ribu hektare,” jelasnya.
Tidak hanya dipakai berlatih oleh pasukan TNI AD dari berbagai cabang. Puslatpur Baturaja juga digunakan untuk latihan tempur bersama militer negara-negara sahabat. Andika yang concern meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD memang tidak cuma melatih sesama prajurit Angkatan Darat. Dia kerap mengajak militer negara lain latihan bersama. Dia bahkan tidak segan mengirim anak buahnya ke luar negeri. Misalnya untuk latihan di Amerika Serikat (AS). Menurut Andika, itu penting guna meningkatkan kualitas prajurit TNI AD.
Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. jug saat memaparkan tentang bagaimana acara teknis dalam peningkatan alat alat untuk pusat latihan yang mana beliau menjelaskan begitu cangggih dan hebat alat alat tempur yang dipergunakan untuk pelatihan.
Selain itu, Kepala Staff TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. saat memberikan keterangan pada awak media, mengaku sangat bangga dengan pasukannya. “Untuk pertama kalinya kita hari ini mencoba menembakkan meriam yang berbasis munisi yang lintas balistik tapi berbasis roket dengan jarak 16 km. Pada tahun sebelumnya jarak hanya sekitar 12-13 km”, terang KASAD.
KASAD menambahkan, bahwa sebenarnya kemampuan menembak alutsista berbasis roket bisa mencapai jarak maksimal 80 Km, namun keterbatasan lahan dan perhitungan keamanan latihan, sehingga hanya bisa memperpanjang jarak tembak maksimal 16 Km.
Selain itu KASAD juga menjelaskan pada Lat Ancab kali ini Alutsista yang digunakan semakin canggih dilengkapi dengan sistem elektronik sesuai dengan kebutuhan jaman.
Sebanyak 3.300 Personel Tim Gabungan TNI AD Menggelar Simulasi Peperangan di OMIBA, Kabupaten OKU. Satuan-satuan yang mengikuti Latihan Ancab Kartika Yudha TA 2020, yaitu dari satuan Infanteri, meliputi Brigif R-9/2/Kostrad, Yonif R-509/9/2/K, Yonif R-514/9/2/K, Yonif Mekanis R-412/6/2/K. Satuan Kavaleri, meliputi Yonkav 8/2/K, Kikav 8/2/K. Satuan Artileri Medan, meliputi Baterai Armed dari Yonarmed 1/2/K, Yonarmed 11/2/K, Yonarmed 12/2/K. Serta satuan Artileri Pertahanan Udara Yonarhanud 2/2/K.
Juga Kizipur Yonzipur 10, Kibekang Yonbekang 2, Kikes Yonkes 2, Kipal Denpal Div-2, Kihub Denhub Div-2, Kipom, Denpom Div-2, Sat Ajen Div-2, Sat Hukum Kostrad, Sat Penerangan Kostrad, Sat Topografi AD, Skadron 11/Penerbad dan Skadron 12/Penerbad. (Salahudin Ak/Yen)













