Kinerja Disorot, Gubernur Sumsel Minta Humas Sering Gelar Acara Silaturahmi Dengan Media

oleh
oleh

Palembang| CN-  Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengungkapkan dirinya kaget bercampur haru karena tak menyangka ternyata kinerjanya selama 2 tahun memimpin Sumsel begitu disorot awak media. Pernyataan itu diungkapkannya saat menghadiri silaturahmi pengumuman pemenang lomba Video Feature Pemprov Sumsel, di The Zuri Hotel pada Rabu (2/12) siang bersama para wartawan dari media cetak, elektronik dan online.

example banner

” Kaget juga, ternyata kinerja saya selama dua tahun ini bukan hanya dinilai oleh OPD dan konstituen saja tapi juga oleh masyarakat dan wartawan. Bagus sekali, karena masyarakat dan wartawan memang yang paling tahu kondisi di lapangan,” ujar HD, sapaan karibnya dikalangan Jurnalis.

Agar semua program HDMY terinformasikan dengan baik dan maksimal, HD meminta agar Biro Humas dan Protokol (BHP) Pemprov Sumsel menggelar acara serupa sesering mungkin.

” Tidak harus formal seperti ini. Bisa dengan lebih santai, misalnya diskusi di dinas pariwisata atau bisa study ke luar daerah. Sekalian kita study apa saja yang sudah dimiliki daerah lain untuk jadi pembelajaran,” jelasnya.

BACA  KAHMI Sumsel Mengecam Kekerasan Terhadap Aktivis Mahasiswa Dan Wartawan, Joncik : Usut Tuntas Seluruh Pihak Yang Terlibat

Menurut HD, Ia sangat senang bisa sering bersilaturahmi dengan awak media yang lengkap seperti ini. Pasalnya, interaksi HD dan wartawan sehari-hari cenderung terbatas pada sesi wawancara saja bukan diskusi atau sharing khusus. Apalagi saat menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah, Ia bukan tipe yang banyak berdiam diri melainkan turun ke lapangan dari Senin sampai Senin lagi.

” Saya hampir tidak pernah berdiam diri. Senin ketemu Senin saya bekerja di lapangan. Tinggal lagi metode penyajiannya dan pemilihan judul agar lebih kreatif. Boleh saja judulnya sensasional tapi jangan “mukul”. Terpenting apa yang ingin disampaikan terinformasi dengan baik,” jelasnya.

Lebih jauh kata HD, pemilihan narasi untuk informasi juga harus disesuaikan dengan sasaran pembaca. Misalkan kalangan orang tua maupun milenial harus disiasati dengan cermat.

” Karena meski kinerja kita baik belum tentu terinfo dengan baik. kalau penyebaran infonya belom tepat,” jelas HD.

Karena itupula Ia sangat mengapresiasi lomba video feature yang digelar BHP Pemprov Sumsel. Sebab dari video itu, kinerjanya membangun infrastruktur jalan, percepatan pembangunan bendungan serta peningkatan produktivitas pertanian dapat dirangkum dan disebarkan masyarakat dan juga wartawan.

BACA  Kapolres Sergai Hadiri Penutupan Festival Seni Qasidah XXIII, Dorong Prestasi hingga Tingkat Provinsi

Di era serba dgital saat ini, HD juga tetap menyemangati pelaku media konvensional untuk tetap dapat bertahan. Karena menurutnya media konvensional tetap mendapat tempat tersendiri di hati pembacanya. Dalam kesempatan itu HD juga berkomitmen bersinergi dengan media secara adil dan proporsional.

Sementara itu Plt Kepala Biro Humas Protokol Pemprov Sumsel, Rika Efianti SE MM mengatakan, acara ini sengaja diagendakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara Pemprov dengan insan pers baik cetak, elektronik dan online.

” Untuk itu Saya dan segenap panitia acar mengucapkan terimakasih karena rekan pers sudah meluangkan waktunya hadir dalam acara silaturahmi sekaligus pengumuman lomba video feature 2 tahun Kepemimpinan HDMY,” ujarnya.

Untuk diketahui sejak awal November, Biro Humas Protokol Pemprov Sumsel menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumsel menggelar Lomba Video Feature 2 Tahun Kepemimpinan HDMY. Lomba ini terbagi menjadi dua kategori masing-masing yakni kategori Jurnalis dan Umum. Dari dua tema yang disiapkan panitia yakni infrastruktur dan Lumbung Pangan, tema infrastruktur berupa jalan mulus yang direalisasikan Herman Deru menjadi pilihan para peserta lomba. Ini terlihat dari video peserta yang banyak diupload.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Untuk Kategori Jurnalis lomba video feature tersebut masing-masing dimenangkan oleh Juara I diraih Rahmad Jurnalis Metro TV, Juara Kedua diraih oleh Ary Priyanto dari Urban.id serta Juara Ketiga diraih Rizki Jurnalis Kompas TV.

Sedangkan untuk Kategori Umum Juara I diraih oleh Irpan Saputra, Juara II diraih oleh Doeres Tina, Juara III diraih oleh Adi Winata.

Dalam kesempatan tersebut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Akhmad Najib, Kepala Dinas PU Bina Marga apemprov Sumsel Darma Budhy, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumsel, Dra Lesty Nurainy, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar, Ketua IWO Sumsel, Sonny Kushardian dan sejumlah Pimred Harian Tribun Sumsel Wenny Rahmawati, Pimred Harian Sumeks Nurseri Marwah, Pimred Pal TV Suzan Oktaria, Pimred Antara Sumsel Indra Gultom. (Pahrul)

No More Posts Available.

No more pages to load.