Ormas Laki Desak Kejari Usut Tuntas Dugaaan Korupsi Dana Covid di Dinsos Subulussalam

oleh
oleh

Subulussalam| CN- Ormas Laskar Anti Korupsi (LAKI)dan LSM LP Tipikor meminta Kejari Subussalam agar segera mengusut tuntas dugaan korupsi penggunaan dana covid 19 di Dinas Sosial Kota Subulussalam.

example banner

“Sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat kami meminta kepada bapak Kejari kota Subulussalam untuk menuntaskan dugaan korupsi terkait penggunaan dana covid 19 di dinas sosial kota Subulussalam”kata Ahmad Rambe saat melakukan unjuk rasa dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Sedunia, Senin (14/12).

BACA  Dugaan Penghinaan Wartawan, Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Disampaikan perihal adanya dugaan korupsi di dinas sosial kota Subulussalam yang hingga saat ini publik tidak mengetahui tentang pengadaan sembako 15.000 paket bernilai 3,7 Miliar Lebih. Siapa pihak ketiganya? berapa harga satuan paket sembako tersebut?

“Hingga saat ini kita masyarakat kota subulussalam belum mengetahui siapa rekanan pengadaan paket sembako berjumlah 15.000 yang nilainya mencapai 3,7 Miliar bahkan harga satuan paket tersebut pun kita tidak mengetahuinya. Tidak transparan ” cetus Ahmad Rambe, selaku Ketua Ormas Laki Kota Subussalam.

BACA  Dugaan Penghinaan Wartawan, Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Selain itu, sambung Ahmad Rambe ” tentang pengadaan masker yang bernilai Rp. 780.000.000 siapa rekanan pengadaan?Berapa realisasinya? dan kemana saja masker tersebut di berikan?

Dijelaskannya ” hingga saat ini kita belum mengetahui berapa sebenarnya dana covid 19 untuk kota Subulussalam, berapa sudah terpakai dan berapa sisanya? bukan itu saja belanja peralatan kesehatan yang nilainya mencapai 1,9 Miliar juga siapa rekanannya?bahkan masih banyak lagi pengadaan barang berasal dari dana covid 19 kota Subulussalam “jelas Rambe.

BACA  Dugaan Penghinaan Wartawan, Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Untuk itu, lanjut dia ” kami meminta kepada Kejari Subulussalam agar segera menuntaskan terkait dugaan korupsi di kota Subulussalam agar bumi syekh Hamzah Fansuri ini terbebas dari para tikus-tikus kantor “Pungkas Ahmad Rambe.(Ipong)

No More Posts Available.

No more pages to load.