Gawat…! Bantuan Sepeda Motor Untuk Praktek Siswa Malah Dibagikan ke Guru, Ngakunya Nunggu Juknis

oleh
oleh

Kepsek SMK Negri 1 Mabar Diduga Salah Gunakan Bantuan Dari Kemendikbid

example banner

Nias Barat| CN- Pembagian bantuan sepeda motor sebanyak 18 unit untuk bahan praktek siswa yang diberikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diduga disalah gunakan oleh Kepala Sekolah SMK Negri 1 Mabar.

Pasalnya, bantuan motor jenis Honda bermerek Verza sebanyak 6 unit, Revo 6 unit, dan Mio sebanyak 6 unit dari Kementerian Pendidikan malah dibagikan kepada sejumlah guru PNS dan PTT Provinsi untuk di jadikan alat transportasi, termasuk digunakan oleh Kepala Sekolah tersebut.

BACA  Plt Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi Hadiri Sosialisasi SPMB di Gedung Lab Terpadu

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Mandrehe Barat Temazisokhi Telaumbanua mengatakan bantuan sepeda motor untuk bahan praktek siswa telah di musyawarahkan.

” sepeda motor kita titip kepada bapak ibu guru untuk lebih aman, kapan nantinya akan dibutuhkan praktek bagi siswa akan ditarik dan dikembalikan untuk dijadikan bahan praktek, juknisnya belum ada dari kementerian, tapi telah kami ambil musyawarah untuk dibagi-bagikan ” ujarnya, saat dikonfirmasi langsung diruang kerjanya, Sabtu (6/2).

BACA  Mengasah Ketangguhan, Memperkuat Kesiapsiagaan: Brimob Sumut Sukses Gelar Latihan Wanteror 2026

Parahnya, beberapa Plat BK sepeda motor ada yang sudah ditukar, dan hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah.

” sebagian sudah ditukar platnya, dan jika dibutuhkan sekolah akan dikembalikan lagi, hal ini sudah dimusyawarahkan bersama para guru dan Komite Sekolah ” ucapnya.

Namun Kepala sekolah tidak dapat menunjukan berita acara kesepakan bersama komite, terkait pemakaian sepeda motor yang seharusnya digunakan untuk bahan praktek siswa.

Anehnya, keterangan Kepala Sekolah SMK Negri 1 Mabar berbeda dengan apa yang dipaparkan Ketua Komite A.Z.

BACA  Irwansyah Panjaitan:Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Melanggar Aturan Wajib di Tindak Tegas

” Saya belum tau tentang bantuan itu, dan sama sekali belum pernah diberitahukan ke saya, dokumen apapun tidak ada ” ucapnya, ketika dihubungi via seluler.

Pantauan wartawan, di halaman Sekolah tempak ada beberapa sepeda motor Honda bermerek verza yang telah ditukar platnya. Hal itu Diduga adanya unsur kesengajaan untuk menghilangkan jejak sepeda motor tersebut karena telah  dijadikan alat transportasi pribadi.(Yeremia)

No More Posts Available.

No more pages to load.