Polemik Bantuan Kemendikbud Untuk SMKN I Mandrehe Barat, Anggota Dewan Provsu Angkat Bicara

oleh
oleh

Nias Barat| CN- Akhir-akhir ini, viral di berbagai media sosial terkait bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di SMKN 1 Mandrehe Barat sebanyak 18 unit sepeda motor untuk bahan praktek siswa/i jurusan otomotif.

example banner

Pasalnya, bantuan itu diberikan Pemerintah untuk siswa SMK kejuruan, namun di SMKN 1 Mandrehe Barat telah dijadikan alat tranportasi Kepala Sekolah dan Guru, bahkan sebagian sudah di tukar platnya.

BACA  Tegaskan Hikmah Ibadah Kurban dan sukses Haji, KUA Salapian ajak kembali semarakkan Gemar Menabung

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Berkat Laoli mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti dengan menghubungi Kacabdis untuk memberikan teguran kepada Kepala Sekolah dan para guru di SMKN I.

” saat mendapat informasi ini beberapa hari yang lalu dari rekan-rekan media, saya langsung hubungi Kacabdis teluk dalam Saudara Waozaro Hulu untuk melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah tentang masalah ini, dan memberikan teguran bagi kepala sekolah dan guru jika terbukti bersalah,” kata Berkat Laoli, via whatsupp saat dikonfirmasi pada Selasa, (9/2) malam.

BACA  Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pasar Murah Semarakkan Penutupan TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar

Laoli menerangkan” menurut saya pribadi, seharusnya kepala sekolah dan guru tidak menggunakan sepeda motor tersebut, karena peruntukannya bukan untuk kendaraan dinas pribadi Kasek maupun guru  melainkan kendaraan itu diberikan sebagai alat praktek siswa SMKN 1 mandrehe barat,” tegas Berkat Laoli. (Yeremia).

BACA  Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

No More Posts Available.

No more pages to load.