PPI Bangka Belitung Wacanakan Program Diskusi Pergerakan

oleh
oleh

Bangka Belitung| CN- Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) akan mengadakan program Diskusi Pergerakan wabinar zoom setiap Jum’at pekan. Ini merupakan kegiatan diskusi nyata sebagai Ormas Pergerakan Indonesia untuk mencari kreatifitas potensi anak bangsa.

PPI adalah wadah bagi warga negara Indonesia untuk mencintai Indonesia, untuk berkontribusi dan berperan bagi kemajuan Indonesia. Melalui PPI, pikiran-pikiran untuk memajukan komitmen dan tanggung jawab, serta tindakan bersama dapat dirumuskan untuk Indonesia lebih baik.

BACA  Sie Propam Polres OKU Laksanakan Pengecekan Kehadiran Personel dalam Apel Stand By Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2026
example banner

Acara yang diselenggarakan setiap hari jumat selalu menampilkan diskusi tema yang berbeda-beda dan kebetulan Jumat 2 April 2021 Pukul: 14.00 – 16.30Wib diskusi PPI akan mengangkat tema “Energi dan Pertambangan”
Mencari Formula Dana Bagi Hasil Yang Adil Bagi Daerah (Tinjauan Kritis RUU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah Dalam Prolegnas Prioritas 2021).

BACA  Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Kuantan Mudik Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil di Desa Pebaun Hulu

Diskusi pergerakan ini akan di isi pembicara yang memahami situasi kondisi Energi dan Pertambangan salah satunya nara sumbernya adalah Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Founder dan CEO Digital Energy Asia Salis S. Aprilian, Direktur Indonesia Resources Studies Marwan Batu Baru, Pengamat Kebijaksanaan Energy dan Ekstratif Maryati Abdullah, Pengurus Wilayah Ikatan Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan NTB dan sebagai Moderator Diskusi Pergerakan Bidang Energy Pertambangan dan Industri Strategis Dr. Lukman Malanuang.
Acara ini bisa diakses melalui melalui live Facebook, Youtube, Twitter, Instagram dan bisa Meeting ID: 89569355799 Passcode: Diskusi PPI, “ujar Andy Soebjakto.

BACA  Resmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

(Anang cs)

No More Posts Available.

No more pages to load.