BABEL CN – Dewan Pemimpin Daerah Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Prov kep. BABEL (DPD LAKI P45) inten untuk turun kelapangan mengawasi jalannya pekerjaan yang menggunakan anggaran negara yg salah satunya adalah Pembangunan Talud Pengaman Pantai Modong KAB. BELITUNG TIMUR
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD LAKI P45 yang sering d sapa bang amin kamis tgl 22 april 2021 melalui telepon selulernya yang masih berada d jakarta.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. PUTRA HARI MANDIRI dengan bersumberkan dana anggaran dari APBN 2021 dengan anggaran Rp.10.000.000.000an dan ditawar oleh PT. PHM sebesar Rp.7.388.602.000,00 dengan nomor kontrak HK.02.03/02/KONST/Bws23.8.4/2021 tanggal 02 maret 2021 masa pelaksanaan 210 hari kalender. Ujar bang amin
“Proyek ini dikerjakan dengan uang rakyat jadi mari kita sama sama awasi agar hasil pekerjaannya pun sesuai dengan spesifikasinya, serta tidak keluar dari apa yang telah disepakati pada saat lelang, yaitu, spesifikasi kerjaan, peralatan utama serta personil utama yang di butuhkan berdasarkan di LDP yang dipersyaratkan pada dokumen lalang, Tegas bang amin.
Tapi dari pantauan dilapangan dan keluhan warga yang melihat langsung pekerjaan proyek tersebut, Ia melihat ada hal yang berbeda dengan hal tersebut diatas, seperti Pasangan batu, kemudian tidak bisa menghadirkan personil inti serta di duga peralatan utama bukan alat yang di sampaikan pada saat lelang.
Jika demikian cara dan hasil pekerjaannya teresbut, maka dikawatirkan proyek tersebut tidak akan bertahan lama. Ungkap bang amin.
Masih lanjut anin, hal ini sudah menjadi sorotan beberapa pegiat sosial kontrol dan pegiatanti korupsi yang ada di bangka belitung kuhusnya di Beltim, terkait masalah keterangan di papan proyeknya, yang sebelumnya tidak mencantumkan lamanya waktu pengerjaan. tersebut,
akhirnya melalui pantauan awak media di lapangan, papan proyek tersebut saat ini telah diganti. Maka dari mulai personil LAKI P45 BABEL atas izin MUHAMNAD AMIN selaku katua dpd laki p45 babel pun tidak ketinggalan untuk ikut bersuara menyoroti jalannya pelaksanaan pembangunan proyek Talud modong tersebut, sebagai penggiat anti korupsi yang cukup vokal di Babel yang telah berkomitmen untuk selalu mengawasi semua proyek yang memakai anggaran negara, yang ada di Babel.
Bagi bang Amin sapaan akrabnya, banyak hal yang harus diawasi dan menjadi tanggung jawab kita bersama, terkait semua pekerjaan yang memakai anggaran biaya berasal dari negara, baik itu penggunaan anggarannya, maupun mutu yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan tersebut, serta mutu kerjaan yang d komandoi oleh para tenaga ahli sesuai dengan keahliannya untuk menghasilkan kerjaan yang maksimal sehingga bisa berdayaguna yang tinggi ,maksimal dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang.
Masih kata bang amin Proses yang tak kalah pentingnya juga adalah berupa pengadaan material yang dipakai pada proyek tersebut, material semacam Batu gunung yang tingkat kekerasan tinggi tanpa ada poro2, tanah, Pasir dan lainnya harus berasal dari sumber yang bisa di pertanggungjawabkan, agar pajaknya juga terserapkan didaerah, jangan berasal dari sumber yang tidak jelas.
Karena anggaran Negara haruslah terserapkan dengan baik didaerah tempat dibangunnya proyek tersebut, agar mendapatkan manfaat yang maksimal, bermutu dengan vaik dan berdayaguna jangka panjang, sumber sumber pengadaan material pun harus dari sumber yang jelas, agar pajaknya juga jelas terserap di daerah setempat, jangan dari sumber yang tidk jelas” pungkas amin.
Selanjutnya di tempat yang terpisah, kami media cakrawala nusantara mencoba menghububgi PPK kegiatan tersebut untuk meminta kejekasan melalui ponselnya, namun sampai berita ini di turunkan, kami tidak bisa mendapatkan penjelasan lewat tekepon selurer maupun aplikasi whasap
( anang cs)












