Aceh CN Dikutip dari akun media sosial salah seorang warga kota Subulussalam yang diunggah sepekan lalu, Alhamdulillah tahun ini kota Subulussalam kembali bisa mengikuti Musabaqoh Qira’atil Qitab (MQK) 2 Aceh yang di Banda Aceh,
Insya Allah Subulussalam bisa mengikuti 10 cabang yang diperlombakan diantaranya Marhalla Ula 2 Cabang ( Tauhid dan Tasawwuf ), Marhalla Wustha 4 Cabang ( Tasawwuf, Fiqh, Tafsir, Ilmu Hadist ), Marhalla Ulya 4 Cabang ( Nahwu, Ushul Fiqh, Ilmu Tafsir, Balaghah )”.
” Masing-masing cabang terdiri dari 2 orang peserta (Putra- Putri) sebanyak 20 orang. 20 Orang santri peserta yang lolos mewakili kota Subulussalam ke tingkat Provinsi tersebut berasal dari Dayah Minhajussalam 12 Orang,
Ponpes Al-Mansuriyah 3 Orang, Ponpes Raufhatul Jannah 2 Orang, Ponpes Hidayatullah 2 Orang, dan 1 Orang dari Ponpes Alif Lam Mim.”
” Setelah melewati proses yang begitu ketat 20 orang putra putri terbaik Subulusalam akhirnya bisa mengikuti lomba baca Kitab Kuning tingkat Provinsi berskala Nasional, namun sangat disayangkan hasil jerih payah putra putri Subulussalam terkesan tidak ada perhatian dari Pemerintah kota Subulussalam khususnya kepada 20 orang santri yang mendapat juara 1 dan 60 orang lain nya juara 2, juara 3 dan juara harapan.”
“Apakah begini respon pemerintah terhadap para santri berprestasi.. tulusnya dengan tanda tanya.
Sesuaikah Jargon/Motto SUBULUSALAM KOTA SANTRI.. tanyanya lagi dengan tanda tanya.”
” kalau kita lihat Kab/Kota lain terasa hancur dan perih rasanya, mereka bukan kota santri tapi sangat menghargai perjuangan Putra Putri daerahnya, sembari memposting foto-foto kegiatan pemberian hadiah dari pemerintah Kab. Aceh Selatan bagi santri yang lolos seleksi ke tingkat Provinsi”.
” Kita berharap ada perhatian dari pemerintah kota Subulussalam untuk para Santri- santri terbaik yang telah lolos seleksi menuju MQK-2 Aceh ini”, tutupnya
Saat di konfirmasi awak media ini, pemilik akun Medsos tersebut menuliskan ” Seleksi perlombaan di laksanakan oleh Dinas Syariat islam Subulusalam, bertempat di Dayah Hidayatullah pada 22- 23/9/2021 yang di ikuti oleh sejumlah Pondok Pesantren/Dayah se-Pemko Subulussalam, tulisnya
Jurnalis ipong













