SATGAS YONIF 143/TWEJ BANTU ATASI STUNTING DI KEEROM, PERBATASAN PAPUA

oleh
oleh

Palembang CN- Para prajurit Satgas Yonif 143/TWEJ yang lebih dikenal dengan sebutan *”Serdadu Wira”* bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Keerom melaksanakan pendataan dan pemeriksaan anak-anak Perbatasan Papua, Jum’at (09/12/2022) bertempat di Balai Kampung Yabanda, Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kab Keerom, Papua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid P2P Dinkes Kab. Keerom Bapak Muhammad Asri, S.Kep., Ners., Kabid Yankes Dinkes Kab. Keerom Ibu Erna Yati Renyaan, SKM., MPH., para Bidan dan Kader Puskesmas Yabanda.

BACA  Alif mengklaim objek tanah perkara miliknya tapi tidak dapat membuktikan dan tidak tau batas batas tanahnya sewaktu sidang lapangan. PN Sidikalang
example banner

Kapten Inf Agus Rahman, Dankipur I Satgas Yonif 143/TWEJ mengatakan bahwa, kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap pertumbuhan anak diperbatasan RI.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten untuk mengetahui prosentase penderita Stunting yg dimungkinkan terjadi di daerah perbatasan RI ini”, ungkap Kapten Inf Agus Rahman.

“Hasil yang diperoleh akan diolah menjadi data untuk menyusun strategi penanganan sehingga generasi kita benar – benar terbebas dari Stunting,” ujarnya.

BACA  Polda Sumsel Perkuat Pilar Pembangunan Nasional dan Ketahanan Pangan Melalui Kompolnas Awards 2026

Sementara itu, Bapak Muhammad Asri dalam sambutanya berterimakasih dapat berkolaborasi dengan Satgas Yonif 143/TWEJ, karena telah berperan serta turut menangani masalah-masalah sosial.

“Masalah ini membutuhkan kerjasama dari semua pihak dan aparat terkait,” tuturnya.

Tampak, masyarakat menyambut antusias kegiatan tersebut dengan membawa putera-puterinya ke Balai Desa Yabanda guna memperoleh pelayanan dan penanganan apabila putera-puterinya mengalami indikasi Stunting.

BACA  Kapolres Langkat Salurkan Bantuan Material untuk Pembangunan Mesjid Al- Ikhlas 

Seperti diungkapkan Mama Matkwe Wamlok salah satu warga yang turut hadir membawa puteranya atas nama Fredik Giri.

“Sa pu rasa senang sekali bisa periksakan anak jadi sa bisa tahu bagaimana kesehatan sa pu anak,” ungkapnya.

Kegiatan secara marathon akan dilaksanakan keseluruh wilayah Kabupaten Keerom dimana salah satu program dinas terkait adalah menurunnya angka Stunting dan penyakit Malaria.(Anes CN)

No More Posts Available.

No more pages to load.