Tapanuli Selatan CN- Warga masyarakat Muara Ampolu (ekstransmigrasi Rianiate II) memasang plang menuntut pengukurang ulang lahan yang di kelola oleh PT. Maju Indo Raya (PT. MIR)
Tenno simatupang selaku ketua kelompok Gatra Mandiri (Gerakan Anak Trans Mandiri) bersama Sekretaris Zulfanri Batubara dan Bendahara Asrin Simanjuktak, bersama- sama masyarakat kompak mendatangi lahan yang dikelola PT. MIR untuk memasang plang pemberitahuan bahwa menurut masyarakat lahan tersebut adalah lahan transmigrasi eks- Rianoate II.
Dari pemantauan media dilapangan, kamis, 23/02/2023, sekitar jam 13.30 wib saat masyarakat tiba di pos Satpam PT. MIR langsung di hadang oleh Humas PT. MIR Johanes Sitepu bersama dengan keamanan, dan mempertayakan kepada masyarakat “atas dasar apa memasang plang di HGU PT MIR”
Ketua kelompok Tenno Simatupang menjelaskan “bahwa tanah yang di kelola oleh PT. MIR adalah lahan sisa eks- transmigrasi berdasarkan pengukuran yang dilakukan tahun 2007 bersama BPN yang diikuti oleh orang tua kami” imbuhnya
Selanjutnya menurut Ponten Siagian salah satu perwakilan orang tua dari masyarakat menyampaikan, “saat pengukuran tahun 2007 batas yang kami tau berada di sekitar perumahan sarang walet Divisi 1”
Adu argumen berlangsung alot, humas menyampaikan “PT. MIR mengelola sesuai dengan sertifikat Hgu yang dikeluarkan oleh pemerintah”
Tenno simatupang bersama zulfanri Batubara mewakili masyarakat berharap tetap memasang plang sebelum diadakan pengukuran ulang bersama forkopimcam, BPN dan Transmigrasi.
Danramil Batangtoru Kapten H. Sirait menyampaikan akan menyampaikan hal ini kepada Camat Muara Batangtoru bersama forkopimcam agar permasalahan ini di tindaklanjuti segera.
Selanjutnya Kapolsek Batang toru Akp. Tona Simanjuntak menghimbau masyarakat “agar tidak melakukan tindakan- tindakan anarkis dalam hal ini yang melanggar hukum, dan berpesan kepada ketua kelompok agar bisa mengontrol anggotanya agar tetap kondusif, dan akan menyampaikan hal ini nanti pada forkopimcam secepatnya”
Setelah diadakan negosiasi antara masyarakat dan Humas PT MIR kemudian disepakati pemasangan plang dilakukan disekitar pos 1 satpam Mir, disaksikan oleh Kapolsek, Danramil Batangtoru, Humas PT. Mir serta Ketua kelompok bersama Tokoh-tokoh dan masyarakat dengan dilakukan dokumentasi kegiatan plang terpasang, selanjutnya menunggu respon dari pihak yang berwenang untuk pengukuran ulang.
(AG)












