Lampung Barat CN – Pemerintah Pekon Kejadian Kecamatan Belalau Lampung Barat, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Bulan Januari, Pebruari dan maret Tahun 2023.
Selain pembagian BLT Sekaligus penyaluran Bansos Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Kegiatan tersebut di selenggarakan di balai pekon setempat mulai pukul 08:30 Wib, Sampai dengan selesai, tepatnya hari Rabu 03 Mei 2023.
Turut menghadiri acara penyaluran Bantuan tersebut Camat Belalau M.suhyar, Babinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, Peratin pekon kejadian Hendriyansah dan aparatur pekon kejadian, LHP pekon kejadian beserta Keluarga Penerima Manfaat(KPM)
penyaluran bantuanpun berlangsung kondusif hingga selesai, Total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 24 KPM. Masing-masing KPM menerima BLT DD sejumlah Rp300.000 per KPM per bulan selama 3 bulan,januari, pebruari maret, sehingga total uang yang diterima setiap KPM adalah sebesar Rp900.000.
Sedangkan untuk Bansos penerima Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Berjumlah 159 Penerima Berupa beras Bulog 10 Kg
Dalam kesempatan tersebut Peratin Pekon Kejadian, Hendriyansah, menyampaikan bahwa penetapan KPM ini juga berdasarkan Musyawarah Desa Bersama Kelembagaan Desa lainnya.
Kami pemerintahan pekon kejadian berharap, semoga dengan adanya bantuan ini dapat membantu untuk meringankan sedikit beban keluarga masyarakat penerima bantuan.
Saya berpesan kepada warga penerima BLT DD, agar memaksimalkan penggunaan bantuan ini untuk kepentingan dan kebutuhan pokok terlebih dahulu daripada kepentingan yang lain,” ujarnya.
Sementara Camat Belalau Mat Suhyar menambahkan, Agar bantuan tersebut mengutamakan keperluan bahan pokok dalam rumah tangga, mengingat sekarang ini kita petani kopi sedang di landa hasil panen yang kurang maksimal jadi gunakanlah dana yang di terima sebaik-baiknya hingga bermanfaat untuk seluruh anggota keluarga tambahnya.
dalam kesempatan yang sama Pendamping Desa, Azwan, menyinggung betapa pentingnya memaksimalkan penggunaan dana yang di terima oleh masyarakat, karna di samping hasil penen kopi di Lampung Barat ini tidak maksimal, kita saat ini masih di landa peceklik, untuk itu kami sangat berharap agar dana yang di terima betul-betul di pergunakan untuk keperluan rumah tangga pungkasnya.
(***)








