Tanjung Jabung Timur, CN – Di Ahkir Tahun 2023 Tepatnya Minggu 31 Desember 2023 Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru 2024 Pemerintah Desa Pematang Rahim Adakan Tabligh Akbar dan dzikir Bersama ,Yang Bertempat di RT 12 Dusun Teladan”GEDUNG SORGA DESA”.Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.
Acara Penyambutan Tahun 2024 Tabligh Akbar Dan dzikir Bersama Turut Dimeriahkan Ceramah atau Tausiyah Dari”AL USTADZ DR.H.RIDWAN JALIL.S.Ag.M.Md.I.(Wakil Ketua MUI Kota Jambi)
Dalam Penyambutan Tahun 2024 Yang di Gelar,Turut di Hadiri Oleh Camat Mendahara ulu Edyanto S.Pd,Beserta Staf,Kapolsek Mendahara ulu IPTU RUDI RUSADI, beserta Anggota,Kepala Urusan Agama Kecamatan Mendahara Ulu,Seluruh Perangkat Desa,Kades,RT,Se-Desa Pematang Rahim,Tokoh Agama,Sesepuh Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda dan Masyarakat.
Kepala Desa Pematang Rahim M.Dong’Dalam Sambutan nya Menjelaskan Bahwa Adapun Kegiatan ini dilaksanakan Adalah Hasil Dari Musyawarah Pemerintah Desa Bersama Perangkat Desa dan para tokoh Agama.
Dan Bertujuan Yang Pertama kita Mengucap Syukur Dan Berterima kasih Kepada Allah SWT Karena kita Diberikan Rahmatnya,Dan Kita Masih Diberikan Kesempatan untuk Menjalani Tahun Yang Akan Datang 2024.”paparnya”
Dan disamping itu,Kegiatan ini juga Adalah Hal yang Positif,Apalagi untuk para Kawula muda atau Remaja,Dimana Kebanyakan Mereka Melakukan Kegiatan dalam Penyambutan Pergantian Tahun Biasanya Berkumpul Bersama Teman-Teman,Hingga Sebagian Ada Hal-hal yang Terjadi Yang kurang Baik,Seperti Pesta Miras,dan balap liar.
Dengan diadakan nya Tabligh Akbar dan dzikir Bersama ini Dapat Bermanfaat Bagi kita Semua Dan Dapat Lebih memahami syiar Islam.”sebutnya”
Kades M.Dong Menambahkan Bahwa Kita Semua Tidak Lama Lagi Akan Menghadapi PEMILU TGL 14 Februari 2024 Mendatang,Kami Berharap Agar Dapat Berjalan Dengan Lancar,Jadikan Pemilu Serentak Nanti Menjadi Pemilu yang Aman,Damai,Aman Dan Sejuk.
Dan Kami Himbau kembali Agar Masyarakat Desa Pematang Rahim untuk Menggunakan Hak Pilih nya,Jangan Menjadi Golput,Gunakanlah Gak pilih sesuai Hati Nurani Masing-masing.”
Dan Bagi Seluruh Masyarakat Desa Pematang Rahim Agar Tetap Damai dan tidak Saling Memanas antar Sesama Pendukung,Jangan Karena Perbedaan Membuat kita Tidak Sepaham,Jadikan Perbedaan itu Menjadi Warna,Kami Harap agar Tetap Kompak tidak Saling Menjelekkan Hingga Di Akhir Pemilu Nanti.”Tutupnya”.











