Lampung Barat CN – Kecamatan Batu Ketulis – Pemerintah pekon Luas Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan pekon (Musrenbangpek) penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2024 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) 2025 di Aula Kantor balai pekon setempat. Rabu (24/01/2024).
Agenda tahunan itu dihadiri Camat Batu Ketulis Sri Handayani S.H, M.M., beserta jajaran kasi, di dampingi oleh Peratin Mat Riadi, SE, Pendamping Desa, dan lokal desa, apartur Pekon, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, ketua LHP, LPM, TP-PKK, bidan desa, para kader serta tokoh masyarakat, kepala sekolah SD ,TK, PAUD , dan karang taruna seluruh undangan.
Dalam Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 21 Tahun 2020 pada Pasal 22 ayat (4) bahwa RKP Desa disusunΒ tahun berjalan dan ditetapkan paling lambat akhir bulan September tahun berjalan. RKP Desa yang telah disusun ditetapkan dengan Peraturan Desa dan disepakati/disetujui bersama BPD.
Camat Batu Ketulis Sri Handayani,SH,MM, menyampaikan “Maksud dan tujuan dari Musrenbangpek sendiri adalah Dilaksanakannya model perencanaan partisipatif di tingkat pekon yang melibatkan semua komponen masyarakat, lembaga kemasyarakatan, swasta dan pemerintah desa/lembaga pemerintah lainnya yang ada di pekon, sedangkan tujuan yang hendak dicapai dengan dilaksanakannya musrenbanpek adalah:
Dalam Penyusun RKP, Tim Verifikasi, Bidan Desa, Guru Paud, serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh perwakilan dinas instansi yang ada di Pekon, kecamatan batu Ketulis kabupaten Lampung Barat antara lain, :
1. Menyepakati prioritas kebutuhan dan masalah yang sangat mendesak untuk direalisasikan dalam bentuk program maupun kegiatan pada tahun perencanaan/ tahun yang akan datang.
2. Menyepakati tim delegasi pekon yang akan memaparkan masalah yang menjadi kewenangan daerah yang berada di wilayah pekon pada forum Musrenbang pekon tingkat kecamatan.
Pekon luas untuk Prioritas yang termasuk kedalam RKPDes pekon adalah pembangunan infrastruktur jalan, talud, serta sarana prasarana pekon yang lain termasuk pembangunan jalanΒ usaha tani, Ketahanan pangan sumberdaya manusia, kelompok tani untuk ekonomi yang lebih baik lagi.
Peratin Mat Riadi, SE, dalam kesempatan ini menambahkan Yang harus jadi βPrioritas pembangunan pekon yang paling utama adalah infrastruktur pekon yang belum terselesaikan maupun terealisasi tahun sebelumnya baik fisik maupun non-fisik sesuai dan tetap memadupadankan dengan arahan dari pemerintah.β.
“Selain RKPdesΒ TA 2024, dalam musrenbangpek ini juga dipaparkan mengenai Daftar Usuan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) untuk Tahun Anggaran 2025, yang disusun berdasarkan kamus usulan dari pemerintah daerah melalui Aplikasi SIPD, Sistem Informasi Pembangunan Daerah.
Dengan adanya musrenbangpek ini diharapkan rencana kegiatan pemerintah dapat tersusun sistematis dan semua komponen baik dari pemerintah pekon maupun lembaga dan masyarakat pekon dapat bersinergi untuk mendorong pembangunan infrastruktur pekon guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan bisa bersinergi dengan kebijakan pembangunan daerah, ” Jelasnya.
Ditempat yang sama Kepala UPT Puskesmas, Kecamatan Batu Ketulis, Β Atau yang mewakili menyampaikanβ Dari hasil Musren Pekon dalam rangka rembuk pencegahan stunting pemberian PMT dan Bumil masih akan berlanjut, dalam hal ini juga kemasing masing Pekon dengan melakukan penyuluhan dan menggalakan posyandu.
1. Di posyandu balita dan posyandu bumil materi gizi ( makanan bergizi ) dan cara pembuatannya protein tinggi dengan bahan makanan telor,susu dan lain lain
2. Penyuluhan rumah sehat atau tidak sehat,sanitasi dan jambanisasi karena masing masing Pekon sudah pranika dengan menghidupkan post. Remaja.
3. Penyuluhan tentang remaja pranika dengan menghidupkan post. Lansia.” Tutupnya.
(Hendra CN)






