Padangsidimpuan.
Cakrawala Nusantara.id. Penjabat (Pj).Wali Kota Padangsidimpuan, Bersama Pj. Gubsu & Bupati/Walikota se Sumut, menuju lokasi Musawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 Sumatera Utara (Sumut), di Hotel Santika Medan, Jumat (08/03/2024).
Ada yang unik dari acara Musrenbang Rencana RKPD 2025 Sumut ini, dimana, Pj.Wali Kota Padangsidimpuan, Dr.H Letnan Dalimunthe SKM, M.Kes, mengenakan pakaian adat Angkola dan Pj.Gubsu, Hasanuddin, mengenakan baju adat Toba serta Bupati/Wali Kota se-sumut, menaiki becak bermotor (betor) menuju lokasi.
Betor merupakan kendaraan khas Sumut, oleh sebab itu, dipilih sebagai kendaraan yang membawa Pj Gubernur Sumut bersama rombongan dari rumah dinas Gubernur di jalan Jenderal Sudirman No. 41 Medan, menuju lokasi.
“Becak ini kan ada di seluruh Sumut, jadi kita tunjukkan kepada semuanya, bahwa becak adalah kendaraan khas di Sumut” kata Gubsu.
Beliau menambahkan bahwa becak juga merepresentasikan transportasi umum masyarakat Sumut, becak diartikan sebagai harapan masyarakat akan pembangunan Sumut, sebab itu becak digunakan sebagai kendaraan yang membawa rombongan kepala daerah menuju lokasi.
Beliau berharap, dengan pelaksanaan Musrenbang dapat membawa kesepahaman antara pemegang kebijakan di Sumut, terutama mengenai arah pembangunan, sebab pembangunan di Sumut tidak akan terwujud tanpa sinergi dan kolaborasi para pemangku kebijakan.
“Sumut banyak potensi, dari Musrenbang ini mari kita samakan arah dan tujuan pembangunan, namun dengan tetap menyesuaikan potensi, kekhasan dan kebutuhan daerah masing-masing, mewujudkan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita menyadari pembangunan yang tersinkronisasi sangat efektif” pungkas beliau.
Sebelum memasuki acara Musrenbang, Pj Gubernur bersama para kepala daerah yang hadir, bersilaturahim dengan sarapan bersama di Aula Tengku Rizal Nurdin.
Sarapan pagi bersama menunjukkan kekompakan para pemegang kebijakan mulai dari Gubernur hingga Bupati/Walikota se-Sumut serta Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu).
Sekdaprovsu, Arief S Trinugroho, yang saat itu mengenakan pakaian adat Melayu, mengatakan bahwa sarapan pagi dan naik betor bersama menunjukkan kekompakan seluruh kepala daerah yang tujuannya untuk menyejahterakan rakyatnya.
“Kita harapkan Musrenbang ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang tersinkronisasi antar daerah, sehingga pembangunan berjalan secara beriringan tanpa meninggalkan satu sama lainnya” ujar Sekdaprovsu. (Hs/tim).














