Kuantan Singingi ” Cakrawala Nusantara. ID
Dalam menjalani Puasa dalam bulan Suci Ramadhan, agar puasa kita diterima dan mendapatkan manfaat, dan keberkahan dalam menjalani Syari’at Islam dan Rukun Syarat Puasa dalam perintah Romadhan QS Al-Baqarah 183 yaitu menahan diri ketentuan atau Persyaratan puasa dalam bulan Ramadhan 1145 H. 2024 Masehi.
Berdasarkan hal tersebut,niat merupakan keharusan bagi warga Muhammadiyah dalam menjalani ibadah puasa di dalam bulan Suci Ramadhan.
Muhammadiyah menurut majelis tarjih dan tajid dalam tuntutan ibadah dalam Suci Ramadhan adalah menahan diri makan dan minum, berhubungan seksual sama istri,dan segala yang membatalkan sejak mulai terbitnya pajar, sehingga terbenamnya matahari dengan niat karna Allah SWT.
Puasa menurut mazhap Hanafi, hanya memiliki satu rukun saja,yaitu menahan diri dari hal yang membatalkan, sedangkan menurut mazhap Safi’i dan maliki berbeda pendapat saat itu.
Menurut Mazhap Safi’i Rukun Puasa itu ada 3 yaitu
menahan diri dari Hal yang membatalkan, Niat dalam puasa, dan orang yang berpuasa, menurut mazhab tercapai puasanya.
Sementara menurut mazhab Hambali dan Hanafi, niat orang berpuasa merupakan dua syarat sah puasa , meskipun bukan rukun tetapi keduanya tetap harus ada.
Puasa bulan Ramadhan wajib ‘ain bagi setiap muaklaaf yaitu orang yang sudah baligh dan berakal.
Menurut Syari’at islam syarat sah puasa beragama islam dan disertai niat, sebagaimana ibadah lainnya.maka bagi yang tidak beragama islam puasa tidak diterima begitu jugak dari hal-hal yang membatalkan puasanya tampa niat.
Selain itu syarat jugak suci dari haid, nifas tidak sakit dan tidak dalam perjalanan seperti dalam keadaan mabuk dan pingsan menurut perbedaan pendapat mazhab.
Mengenai Rukun dan Syarat puasa Fardu, di bulan Ramadhan 1145 H, saat kita menjalani suatu ibadah puasa agar ibadah yang kita jalani sesuai dengan apa yang di perintahkan sama kita, walaupun berbeda pendapat antar mazhab,dan ulama,dalam golongan tertentu selama memiliki dasar yang kuat, seharusnya kita harus bersikap dengan bijaksana serta saling menghormati dan saling menghargai .
Editor”/Jazz











