Kadis Kominfo Lampura Didampingi Kadis Sosial Kunjungi Dua Lokasi Warga Terkena Musibah Kebakaran

oleh

Lampura, Cakrawalanusantara,- Pemerintah kabupaten Lampung Utara, Bupati dan wakil bupati Lampung Utara diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Gadriyanto Abung .S. Stp. beserta Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama.S.SIP.MH dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan ke lokasi dua peristiwa kebakaran yang hampir bersamaan terjadi. Selasa, 19 Maret 2024 Malam di Desa Bumi Agung Marga, Kecamatan Abung Timur dan Rabu, 20 Maret 2024 di Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja.

Kedua peristiwa kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar, salah satunya melebar ke sebuah rumah milik warga yang mengidap penyakit epilepsi dan mengakibatkan satu korban jiwa, Acih, seorang perempuan paruh baya yang berusia 60 tahun.

example banner

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Maspardan dan Pelayanan (DPKP) Lampung Utara, Sari Husin, menyatakan bahwa dalam kejadian tersebut, pihaknya langsung mengirimkan satu unit armada pemadam kebakaran beserta petugas dan peralatan pendukung untuk memadamkan api dan meminimalkan kerugian yang terjadi. Namun, sayangnya satu korban jiwa tidak dapat diselamatkan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran pertama terjadi karena sebuah putung rokok yang dibuang secara sembarangan dan menjalar ke sisi rumah hingga membesar dan merusak bagian dalam rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran kedua ini masih dalam penyelidikan.

BACA  Masyarakat Batangmata Sapo kini menikmati hasil pembangunan TMMD Ke-128 Jalan tani, RTLH, Air Bersih, serta Rehab Masjid

 

Kepala Desa Sindang Agung, Ahmad Rizal, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari menjelang sahur. Sang anak Ibu Acih yang hendak membangunkan sang ibu untuk sahur terkejut saat menyadari bahwa rumah sang ibu sudah terbakar. Kronologis kejadian berupa kambuhnya penyakit epilepsi sang korban saat api merajalela dan membuatnya tidak dapat menyelamatkan diri.

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

Menurut Kepala Dinas Sosial Gadriyanto Abung, kondisi korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut cukup mengkhawatirkan. Hal ini mendorong pihaknya untuk segera mengambil tindakan nyata dalam memperkuat posko-posko penyelamatan di seluruh Kabupaten Lampung Utara. Bentuk konkretnya adalah meningkatkan jumlah personel pemadam kebakaran, posko-posko penyelamatan, dan alat yang lebih efektif guna mengatasi peristiwa-peristiwa yang sama di kemudian hari.

Atas Peristiwa musibah ini Pemerintah kabupaten Lampung Utara Bupati Hi. Budi Utomo dan Wakil Bupati Hi. Ardian Saputra. SH. melalui Kepala Dinas Sosial Gadriianto Abung yg Didampingi Kepala Dinas Kominfo. Gunaido Hutama. S. SIP. MH. Memberikan Tali asih bantuan Kepada Korban Bencana Kebakaran tersebut.

Kadis Kominfo Gunaido Hutama S. SIP. MH, menghimbau Upaya pencegahan terhadap terulangnya peristiwa kebakaran masih terus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sekitar. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah memberikan himbauan terkait bahaya kebakaran dan langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan tanda-tanda kebakaran yang terjadi di sekitar lingkungan warga. Dalam situasi genting seperti ini, peran serta masyarakat penting dalam membantu pihak pemadam kebakaran dan melindungi satu sama lain dari bahaya kebakaran. Pungkasnya.

BACA  Sambangi Pos Sat Kamling Tanjung Marulak, Polsek Rambutan Himbau Petugas Jaga

 

Gadrianto mengatakan Kejadian ini menjadi momentum bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara untuk lebih waspada dan memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu kebakaran, serta meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah kebakaran yang bisa mengancam keselamatan warga sekitar. Di sisi lain, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam mengatasi peristiwa-peristiwa yang dapat merugikan masyarakat. Ujarnya.(Edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.