Pasca Putusan MK, Polres Tebing Tinggi Patroli di Gudang Logistik KPU dan Perbankan

oleh
oleh

Tebing Tinggi|CN – Pasca putusan MK (Mahkamah Konstitusi), Polsek Padang Hilir Polres Tebing Tinggi meningkatkan pengawasan dengan melaksanakan patroli di gudang logistik KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan kantor perbankan, Rabu (24/04/24).

Kegiatan yang dipimpin Kanit Samapta Ipda Terlaksana Sembiring, dan diikuti oleh Aiptu Samsul Bahri dan Bripka Adil Ria Tambunan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya aksi kerusuhan dampak putusan MK beberapa hari yang lalu.

BACA  Disaksikan Perangkat Desa Setempat:Polsek Batang Cenaku Berhasil Meringkus Seorang Pria Penyalahgunaan Narkotik Jenis Sabu
example banner

Diawali dengan petugas patroli melakukan pengecekan terhadap gudang logistik KPU yang berada di Jalan Imam Bonjol Kota Tebing Tinggi, dilanjutkan menuju kantor perbankan yang ada diseputaran Jalan Sutomo seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank Sumut.

BACA  Bupati Nagan Raya " Momentum Upacara Hardiknas Ke 80 Untuk Merefleksi Kembali Cita- Cita Ki Hajar Dewantara"

Saat di kantor perbankan, petugas berkoordinasi kepada Satpam yang bertugas di Bank untuk tetap berhati hati dan waspada. Petugas juga mengajak Satpam untuk bersinergi dengan Kepolisian dalam menjaga kamtibmas dilingkungan perkantoran.

BACA  Peringatan HARDIKNAS 2026, Sekertaris Daerah Minta Guru Didik Anak Dengan Hati Dan Ilmu Ferdi ansyah May 4, 2026 IMG_20260504_175931 Dilihat : 7 Way Kana . Jurnallampung.com,-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak serta ketulusan dalam mendidik guna mencetak generasi unggul dari Bumi Ramik Ragom. Hal tersebut disampaikan pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. “Kita perlu menguatkan partisipasi semesta. Pendidikan yang berkualitas harus bisa dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026. Velli menyoroti dua aspek penting dalam pendidikan, yakni penguatan emosional dan penguasaan ilmu pengetahuan. Menurutnya, guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa. “Didiklah dengan hati, majulah dengan ilmu,” ucapnya. Harapannya peringatan Hardiknas tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum bagi tenaga pendidik untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan global.

(Zai/As)

No More Posts Available.

No more pages to load.