Warga Rantau Gedang Singkil Menjadi Korban Keganasan Buaya

oleh
oleh

Aceh Singkil.CN

Sawiyah, 67 tahun, penduduk desa Rantau Gedang, Singkil, diduga menjadi korban konflik buaya saat hendak memanen udang menggunakan alat tangkap tradisional.

example banner

Pagi itu, Sabtu, 8 Pebruari 2025, sekitar jam 7.00 WIB, nek Sawiyah, seperti biasanya pergi ke seberang sungai hendak memanen udang menggunakan alat tangkap tradisional (Bubu) miliknya.

BACA  Kapolres Kampar Hadir Upacara Serah Terima Jabatan Danyonif 132/bs – Sinergi Tni-polri Perkuat Keamanan Daerah

Namun naas baginya, ketika sedang asyik memanen tiba – tiba seekor reptil ganas menyerangnya dengan menggigit tangannya lalu menyeret ke arus sungai, kata Kepala Desa Rantau Gedang ‘
Anton ”
kepada Media [Cakrawala Nusantara ] Sabtu, 8 Pebruari 2025.

Saat konflik, kata Anton, tampak melintas robin warga dan berupaya memberikan pertolongan namun reptil terus menyerat tangan korban ke arus sungai.

BACA  Pastikan Piala AFF U-19 Berjalan Aman dan Lancar, Dansat Brimob Polda Sumut Tinjau Kesiapan Stadion hingga Pengamanan Pertandingan Indonesia vs Myanmar

“Hingga malam hari korban masih belum dapat ditemukan, tim masih berupaya mencari hingga ke hulu sungai, ” kata
Geucik ‘

Sementara, Hamzah Sulaiman, wakil bupati terpilih, tampak ikut merasakan kesedihan ini dan turut berbaur dengan masyarakat di Rantau gedang

BACA  Brimob Sumut Perkuat Patroli Kamtibmas di Hunian Korban Bencana Batang Toru, Pastikan Warga Merasa Aman

Ia mengajak warga tetap tenang dan berdoa semoga ibu, yang diduga korban sengatan buaya bisa ditemukan dengan selamat dan sehat-sehat saja.

“Kita mesti sabar, sebab sudah banyak tim dilapangan melakukan upaya pencarian, kita tunggu saja hasil terbaik di lapangan, ” ucapnya.

Jurnalis : Yudi Sagala CNtv

No More Posts Available.

No more pages to load.