Ogan ilir C,N (DPRD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ogan ilir menggelar rapat paripurna ke Vlll, dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke 21 kabupaten ogan ilir tahun 2025 di ruang gedung utama DPRD ogan ilir KPT tanjung senai,indralaya, kabupaten ogan ilir provinsi Sumatera Selatan, selasa 07-01-2025.
Rapat paripurna yang berlangsung tersebut dipimpin dan dibuka oleh ketua DPRD kabupaten ogan ilir H.Edwin cahya putra di dampingi wakil ketua l wahyudi dan wakil ketua ll Ahmad Syafei.
Dan di hadiri bupati ogan ilir panca Wijaya akbar, wakil bupati H.ardani, seluruh anggota DPRD ogan ilir, forkopimda, ketua dan wakil ketua TP PKK ogan ilir, ketua darma wanita ogan ilir, kepala OPD, para camat, kades dan tamu undangan lainnya.
Dalam rapat paripurna HUT ogan ilir ke-21 tersebut, ditayangkan dan dilaporkan selayang pandang awal terbentuknya kabupaten ogan ilir yang di bacakan oleh sekda ogan ilir H.Muhsin abdullah
“Gagasan pemekaran kabupaten ogan ilir berawal muncul dari obrolan santai antara ketua DPRD Oki Bapak H. Mawardi yahya bersama para pemuda dan awak media, kemudian muncul ide dan gagasan, akhirnya diwacanakan dan di publikasikan oleh media,” Kata muhsin
Setelah melalui proses yang cukup panjang dan alot lanjut muhsin, akhirnya kabupaten oki dimekarkan dan lahirnya kabupaten baru yakni kabupaten ogan ilir.
Berdirinya Kabupaten kabupaten ogan ilir mendapat otonomi penuh dan terpisah dari kabupaten oki, “terang sekda ogan ilir.
Di kesempatan yang sama dalam dalam pidatonya, bupati ogan ilir panca Wijaya akbar menegaskan bahwa pemkab ogan ilir tidak pernah memiliki hutang dengan BPJS
Permintaan BPJS untuk pembayaran sebesar 45 miliar, kemampuan Pemkab ogan ilir hanya 25 miliar, dana tersebut kami fokuskan untuk masyarakat kurang mampu, “terangnya.
Bupati panca melanjutkan, kerjasama dengan BPJS berjlan hingga akhir tahun 2024 sisa uang yang diminta BPJS telah di arahkan untuk dimasukkan hutang pokok daerah, hutang pokok daerah itulah yang menjadi keberatan pemkab.
Karena mengingat masih banyak di wilayah pelosok di kabupaten ogan ilir yang fasilitas kesehatanya masih belum memadai
Tidak ada gunanya masyarakat di wilayah Kabupaten ogan ilir mendapatkan fasilitas berobat gratis tetapi tempat berobatnya jauh berada di kota palembang, yang kita butuhkan fasilitas kesehatan yang merata dan dekat dengan masyarakat, “ungkapnya.
Masih kata bupati panca, dia mengusulkan agar dana yang di minta BPJS 45 milliar tersebut dapat dialokasikan untuk membangun rumah sakit pratama dengan fasilitas yang lengkap dan membangun posyandu disetiap desa.
Langkah ini akan lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, “ungkap orang nomor satu dijajaran pemkab ogan ilir.
Bupati panca juga menyebutkan bahwa dirinya menjadi bupati ogan ilir di pilih oleh masyarakat maka dia lebih tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kabupaten ogan ilir
Kami selalu fokus memastikan pelayanan kesehatan dapat di rasakan oleh seluruh masyarakat ogan ilir, terutama yang ada di plosok plosok, “sebut bupati panca.
Diungkapkan nya, bahwa pemkab ogan ilir telah berkonsultasi dengan pihak BPJS dan juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi Sumsel terkait permasalahan tersebut,
Dana yang diterima ogan ilir dari provinsi hanya” 95 juta, jauh lebih kecil dibandingkan daerah lain yang menerima 5 milliar hingga 20 milliar, maka dari itu saya mintak agar ada pertemuan bersama, memastikan perimbangan alokasi dana, kami inggin memastikan bahwa kebijakan ini adil dan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat ogan ilir, “tuturnya.
Bupati panca menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyalahkan pemprov sumsel melainkan ingin memperkuat komitmen untuk mendukung program program provinsi yang berdampak langsung pada masyarakat kabupaten ogan ilir.
Sangat sedih rasanya kalau kita harus menunggak hutang atau dipaksa membuat hutang baru sementara pelayanan kesehatan di lapangan belum optimal, yang akan menjadi bom waktu yang akan berdampak buruk di masa depan, “pungkasnya.
Sementara itu, pejabat (pj) gubernur Sumsel Elen setiadi menanggapi terkait adanya laporan mengenai permasalahan layanan BPJS di kabupaten ogan ilir.
Terkait BPJS tadi sudah dijelaskan dari provinsi Sumsel tidak ada masalah, sebagai langkah antisipasi kita akan segera memanggil pihak BPJS kesehatan bersama pemerintah Kabupaten/kota, termasuk ogan ilir, “ucapnya
Lebih lanjut dikatakan Elen, langkah ini di ambil Bertujuan untuk memastikan agar permasalahan serupa tidak lagi terulang di daerah lain di wilayah Provinsi Sumsel.
Nanti kita akan panggil pihak BPJS pemkab ogan ilir dan kabupaten/kota lainnya, ” Tukasnya.
Di penghujung rangkaian rapat paripurna ke Vlll HUT ke-21 kabupaten ogan ilir, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh ketua DPRD ogan ilir diserahkan kepada pj gubernur Sumatera Selatan dan foto bersama.. (Adv)
Reporter : Andi Cakrawala












