Lampung Barat CN – Tercium salah satu media Peratin pekon suoh tidak mau menyelesaikan dana kerjasama publikasi ke media cetak dan online Carawala Nusantara, bidang penyaluran dana publikasi yang diserahkan kepada awak media yang dianggap bisa kerjasama dengan pekon mereka.
Dugaan yang dilakukan langsung oleh peratin pekon suoh Puad hasim. melebihi gaya seorang pereman. Gimana tidak bak seorang preman menurut keterangan salah satu media yang berkerja sama dengan pekon dihargai sesuai dengan aturan rekan media menyerahkan SPJ senilai sesuai dengan permintaan tapi hingga berganti tahun tidak selesai padahal hanya nilai 1 juta.
Saat posisi pembayaran langsung berhubungan dengan peratin bukan dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) kegiatan yang membidangi, “di ruangan kerja langsung menyerahkan dana publikasika kepada awak media dengan sejumlah rp.500.000,- dengan SPJ bertandatangan serta cap media angka satu juta, angka kekurangan dari SPJ terang-terangan dipotong oleh peratin ini kesaksian salah satu awak media yang bilang peratin hanya berjanji mau menghubungi kami hingga terbit nya berita ini tidak ada itikad untuk menghubungi kami.
Dibayarkan dana publikasi oleh peratin dengan jumlah Rp. 500 yang tidak sesuai dengan perjanjian awal satu juta hingga saat ini tidak ada alasan yang jelas.
Kami akan berusaha berkoordinasi dengan pihak pihak yang terkait untuk melaporkan hal ini.
Diterbitkan pemberitaan ini oleh awak media cakrawala nusantara.com berdasarkan kesaksian awak media yang diduga dana Publikasinya dipungli oleh peratin, puad bahkan pihak media sudah berusaha menghubungi bendahara pekon suoh tapi tidak kunjung ada jawaban, menurut bendahara pekon pak peratin akan hubungi pia tlp dan Wa buat menghubungi kami, dugaan ini akan kami konfirmasi ke Dinas PMD dan Inspektorat Kabupaten Lampung Barat.
(Hendra CN)








