Bupati Optimis Tekan Prevelensi Stunting Untuk Ciptakan Generasi Unggul Menuju Muara Enim Membara .

oleh

Muara Enim CN Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., membuka peningkatan kapasitas mitra, pengelola dan Kader Bina Kelurga Balita (BKB) SE-Kabupaten Muara Enim yang digelar di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Rabu (23/04). Dihadapan ratusan Kader BKB, Bupati mengapresiasi peran para kader yang sukarela membina dan memberikan penyuluhan kepada orang tua tentang cara mengasuh dan merawat balita dengan baik dan benar. Ia pun optimis melalui program-program strategis yang digulirkan akan menekan prevelensi stunting guna menciptakan generasi unggul menuju Kabupaten Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA).

BACA  Minggu Kasih di Kantin Sederhana, Polsek Tapung Hulu Rangkul Warga dengan Dialog Hangat

.

example banner

Adapun kegiatan yang turut dihadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.P., dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muara Enim adalah H. Rinaldo, S.STP., Bupati mengharapkan para Kader BKB terus mendapatkan wawasan baru terkait pengasuhan anak berbasis perkembangan, pemenuhan gizi seimbang serta strategi membangun sinergi antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.

BACA  Sinergitas TNI-Polri Semakin Kokoh dalam Air Force Charity Run 2026: Brimob Sumut Tunjukkan Soliditas, Kebersamaan, dan Prestasi Gemilang

.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan keberhasilan pembangunan ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) unggul yang dimulai pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga diharapkan Kader BKB menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan dan pembinaan. Pada kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan paket protein kepada balita dan ibu hamil. Bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi dan mencegah stunting merupakan program dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang diinisiasi DPPKB Kabupaten Muara Enim.

BACA  Kapolres Empat Lawang Atensi Kasus Dugaan Penghinaan Terhadap Profesi Wartawan

 

Editor Salahudin Ak

No More Posts Available.

No more pages to load.