Derita Eliawati Menyentuh Hati Banyak Pihak, Setelah Anggota DPRD Kini Bantuan Datang dari Kepala Desa Se-Tapteng

oleh

Tapanuli Tengah CN Derita yang dialami Eliawati (39), warga Lingkungan VIII Garingging, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, akibat kelumpuhan pasca vaksinasi COVID-19, telah menyita perhatian banyak pihak. Setelah mendapatkan bantuan dari anggota DPRD, kini giliran para Kepala Desa se-Kabupaten Tapanuli Tengah yang turut memberikan perhatian dan uluran tangan.

 

example banner

Dengan dukungan dari Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan diprakarsai oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah, Zulkifli Simatupang, bantuan ini merupakan bentuk solidaritas para Kepala Desa terhadap penderitaan Eliawati.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Kades Aek Gambir, Adi Sofwan Harahap, mewakili Kadis PMD Tapteng yang didampingi sejumlah kepala desa, lurah dan insan pers di kediaman keluarga Eliawati pada Selasa (10/6/2025).

 

BACA  Baru saja Sertijab IPTU Janitra Giri Satya S. Tr. K., Kasat Lantas Polres Binjai "langsung berkomitmen Untuk Kedepannya Mengajak Masyarakat untuk Bersama-sama Menciptakan Rasa Aman Dan Nyaman Berlalu Lintas".

 

Arman Ziliwu, suami Eliawati, mewakili keluarga menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam. “Kami berterima kasih kepada Bupati, seluruh Kepala Desa di Tapteng, juga Kadis PMD, atas kepedulian dan bantuannya. Ini sangat membantu kami di tengah kondisi yang sulit,” ujar Arman dengan mata berkaca-kaca.

 

Eliawati, ibu empat anak ini, telah menderita stroke sejak empat tahun lalu. Kelumpuhan dan gangguan penglihatan yang ia alami membuatnya hanya bisa terbaring lemah. Suaminya, Arman, menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga, berjuang menghidupi istri dan anak-anak mereka yang masih bersekolah.

 

Bantuan dari para Kepala Desa ini melengkapi bentuk kepedulian yang sebelumnya ditunjukkan oleh dua anggota DPRD Tapteng. Joko Pratama Situmeang dari Fraksi PDIP dan Heni Sartika Simanjuntak dari Fraksi Golkar telah lebih dulu mengunjungi Eliawati di RSUD Pandan, Jumat (16/5/2025). Keduanya memberikan dukungan moril dan bantuan sosial serta berjanji untuk menjembatani kebutuhan pengobatan lanjutan Eliawati ke rumah sakit di Medan.

BACA  Menuju Swasembada: Polsek Rantau Kopar Kawal Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Sungai Rangau

 

 

Lisna Panjaitan, perwakilan RSUD Pandan, menyebutkan bahwa Eliawati direncanakan akan dirujuk ke RS Adam Malik Medan, namun terkendala kondisi ekonomi keluarga. Meski masa rawat inap telah usai, rumah sakit masih membuka kemungkinan pendampingan rujukan jika keluarga menyetujui.

 

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, turut memberikan perhatian dengan menyediakan makanan tambahan bagi pendamping pasien di rumah sakit, sesuatu yang biasanya tidak termasuk dalam fasilitas rumah sakit.

 

 

Arman Ziliwu menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati, anggota DPRD, Kadis PMD, Kepala Desa, insan pers, serta semua pihak yang telah membantu.

BACA  𝙎𝙚𝙠𝙧𝙚𝙩𝙖𝙧𝙞𝙨 𝘿𝙚𝙨𝙖/𝙉𝙖𝙜𝙤𝙧𝙞 𝙉𝙖𝙜𝙖 𝘿𝙤𝙡𝙤𝙠 𝙆𝙚𝙘𝙖𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙏𝙖𝙥𝙞𝙖𝙣 𝘿𝙤𝙡𝙤𝙠 𝙆𝙖𝙗𝙪𝙥𝙖𝙩𝙚𝙣 𝙎𝙞𝙢𝙖𝙡𝙪𝙣𝙜𝙪𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙩𝙖𝙝𝙪𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣𝙖𝙣 𝘼𝙋𝘽𝘿𝙚𝙨𝙣𝙮𝙖.

 

 

 

Tak hanya pihak pemerintahan dan DPRD, insan pers juga turut andil. Ketua DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sibolga-Tapteng, Yasiduhu Mendrofa, secara konsisten menyuarakan kondisi Eliawati di media online agar mendapat perhatian luas.

 

“Kami juga berterima kasih kepada insan pers yang telah menjadi jembatan suara kami. Semoga semua yang terlibat diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” tutur Arman.

 

Kisah keluarga Arman Ziliwu memang penuh dengan perjuangan berat. Selain merawat Eliawati yang lumpuh, Arman harus berjuang keras memenuhi kebutuhan empat anak mereka. Anak sulung mereka baru saja lulus SMK, sedangkan anak kedua terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Rumah mereka pun sangat sederhana dan jauh dari kata layak huni.

Editor: Iman Sanjaya Zega

No More Posts Available.

No more pages to load.