Kumpulkan Kades di 5 Kecamatan, Bupati Garut Dorong Transparansi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Desa

oleh

GARUT, Cisurupan | CN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan dan Desa yang dilaksanakan di Aula Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (8/7/2025).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin ini, dihadiri oleh 65 desa di 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, yakni Kecamatan Cilawu, Cisurupan, Bayongbong, Cigedug, Sukaresmi, dan Cisurupan.

example banner

Pelaksanaan rakor ini merupakan pengimplementasian salah satu tugas bupati atau kepala daerah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur mendorong hadirnya transparansi dan perbaikan tata kelola pemerintahan desa, salah satunya melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Karena APBDes itu adalah salah satu pintu awal bagaimana kita melaksanakan janji-janji politik, emutan APBDes ulah jadi kaditu kadieu, “Pak cenah kurang” kabeh ge kurang tapi yang pasti dari dulu sampe sekarang duit (dana desa) semakin besar dipegang oleh bapak ibu, (oleh karena itu) yang ada kita benar-benar diterapkan dengan baik, yang bagus pekerjaannya, yang awet pekerjaannya, yang indah pekerjaannya, syukur syukur bisa melibatkan partisipasi masyarakat, sederhana da sebenerna mah,” ujar Syakur.

BACA  Ribuan Senyum Warnai Makan Gratis Bersama , Warga Apresiasi Kepedulian Bupati OKU

Terlebih, Ia menilai bahwa saat ini dengan adanya perkembangan teknologi dan hadirnya sosial media, kini baik dan tidaknya desa bisa dinilai langsung oleh masyarakat.

“Juga kita juga semua tahu sekarang kan musimnya Tiktok, Facebook, IG, bapak kita kan bapak aing kan suka main itu ya (media sosial) , itu saya cek saya baca, hampir selalu bicara “tolong audit desa, tolong audit semua desa”. Hal itu barangkali yang melandasai kenapa saya harus ketemu sama kepala desa, karena kalau ada yang terjadi di kepala desa maka saya pun ikut bertanggung jawab,” ucapnya.

BACA  Tindaklanjut Informasi Warga, Polres Tebing Tinggi Damaikan Keributan di Jalan Bakti

Syakur menjelaskan bahwa dirinya dengan kepala desa sama-sama dipilih oleh masyarakat dan memiliki tugas yang sama yakni untuk melayani masyarakat. Atas hal tersebut, Bupati Garut mengajak para kepala desa untuk bersama-sama meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.