Pemprov Lampung Siap Kolaborasi dengan IWO Perkuat Literasi Digital dan Lawan Hoaks

oleh

LAMPUNGUTARA, Cakrawala Nusantara,—Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan dukungan penuh terhadap peran media online sebagai pilar demokrasi. Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ganjar Jationo, saat membuka Rapat Kerja Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) se-Provinsi Lampung di Pusiban Agung Lampung Utara, Senin (25/08/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kadis Kominfotik Ganjar Jationo, menyebut forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan narasi dan memperkuat semangat kebersamaan antarpegiat media online di Lampung. Menurutnya di tengah derasnya arus digital, keberadaan jurnalis yang berintegritas sangat menentukan kualitas demokrasi.

example banner

“Media online adalah garda depan dalam menjaga objektivitas. Di era hoaks dan disinformasi, kita butuh wartawan yang kompeten dan berpegang pada etika,” ucap Ganjar Jationo.

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

Ia menekankan kembali prinsip dasar jurnalisme, yakni verifikasi sebelum publikasi. Prinsip itu, menurut Gubernur, menjadi pembeda antara wartawan sejati dan sekadar penyebar kabar. “Kepercayaan publik dibangun dari akurasi, objektivitas, dan independensi,” ujarnya.

Rakerwil IWO, menurut Gubernur, harus dimaknai sebagai ruang redaksi besar untuk merumuskan arah masa depan jurnalistik di Lampung. Pemerintah daerah, menurutnya, siap berkolaborasi dengan IWO dalam memperluas literasi digital, menyebarkan informasi pembangunan, dan melawan berita bohong.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik yang membangun. Pers yang sehat adalah mitra strategis pemerintahan yang transparan,” ucapnya.

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan apresiasi terhadap peran IWO. Ia berharap forum tersebut menghasilkan catatan penting bagi wartawan di Lampung dalam menjaga profesionalisme.

BACA  Polsek Kampar Kiri Hilir Bersama Kelompok Tani Tanam 0,5 Ha Jagung Pipil Tumpang Sari Dukung Ketahanan Pangan

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga dapat menghadirkan keseimbangan antara fakta dan non-fakta dalam pemberitaan,” ucap Hamartoni.

Sementara Ketua IWO Lampung, Edi Arsadad, menegaskan komitmen organisasinya untuk tetap teguh pada cita-cita para pendiri. Ia mengibaratkan usia IWO yang ke-13 sebagai masa remaja yang penuh tantangan.

“Banyak rintangan yang kita hadapi, baik di pusat maupun di daerah. Tapi kita tidak boleh berkhianat kepada kebenaran dan rakyat yang membutuhkan advokasi,” ucapnya.

Edi juga mengingatkan anggotanya untuk siap dikritik. Wartawan tidak hanya berhak mengkritisi, tapi juga harus terbuka terhadap koreksi. “Kalau ada wartawan IWO yang menyebarkan berita bohong, tegur. Jangan takut. Kita harus berpihak pada kebenaran,” ujarnya.

BACA  Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Digital, Pemko Tebing Tinggi dan Pemko Tanjung Balai Jalin Kerja Sama Strategis

Rakerwil IWO Lampung kali ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus peringatan HUT ke-13 IWO. Berbagai agenda disusun untuk memperkuat arah kerja wartawan online di tengah dinamika media digital yang kian kompleks.

Kehadiran pemerintah daerah dalam forum ini menjadi sinyal bahwa media online dipandang sebagai mitra penting pembangunan. Kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas pemberitaan, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat agar lebih tahan terhadap disinformasi.

Dengan dukungan pemerintah dan komitmen internal organisasi, IWO Lampung diharapkan mampu menjaga marwah pers sebagai kekuatan keempat demokrasi. Dampaknya bukan hanya pada dunia media, tetapi juga pada masyarakat yang berhak mendapatkan informasi akurat dan berkualitas. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).(Edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.