Kondisi Tempat Pemakaman Umum(TPU) Kelurahan Mabar Hilir Sudah Mulai Padat, LSM Dan Media Desak Pemerintah Cari Kan Lahan Baru

oleh

Kondisi Tempat  Pemakaman Umum(TPU) Kelurahan Mabar Hilir Sudah Mulai Padat,LSM dan Media Desak Pemerintah Cari  Kan Lahan Baru.  Mabar Hilir McN  Menjadi sorotan publik kondisi area tempat pemakaman umum (TPU)yang ada di kelurahan Mabar hilir sudah padat ,sehingga ketika ada yang meninggal dunia area lahan tersebut sudah mulai sempit dan sulit untuk di lalui pejalan kaki ketika menghantarkan jenazah ke area pemakaman umum tersebut.  Dengan kondisi area pemakaman yang sudah padat  tersebut menjadi pusat perhatian dari publik hingga lembaga swadaya masyarakat dan media masa, lembaga swadaya masyarakat LSM penjara PAC Medan Deli mendesak pemerintah kota Medan agar perhatikan kondisi area tanah pemakaman umum TPU tersebut ,dan dapat cari lahan baru,agar masyarakat ketika ada yang meninggal dunia tidak kesulitan mencari tempat  untuk jenazah yang akan di kebumikan.  Ungkapan tersebut juga di katakan dari seorang media elektronik dan online yaitu abangnda Abdi Andana,yang juga menjabat sebagai ketua SUB RAYON AMPI kelurahan Mabar hilir,beliau berharap agar pemerintah cepat perhatikan kondisi area tempat pemakaman umum TPU tersebut ,dengan mencari lahan baru,agar masyarakat dapat kebumikan jenazah dengan keadaan yang luas  ,tanpa harus berhimpitan dengan seperti saat ini.  Seorang warga bernama suherman yang juga menjabat wakil ketua LSM penjara PAC medan deli,Juga menyampaikan bahwa pemerintah kota Medan harus segera dapat mencari kan lahan baru untuk pemakaman yang ada di kelurahan mabar hilir ini,bang", karena sama-sama kita lihat bahwa lokasi area lahan pemakaman saat ini kondisi nya sudah sangat sempit, dan sangat pirhatinkan kali, sehingga sudah banyak jenazah yang di kembumikan sudah berhimpitan dan tertimpah-timpah, dan saya juga meminta kepada pihak pemerintahan kelurahan mabar hilir untuk segera membentuk pengurusan tempat pemakaman umum(TPU), ungkapnya  Red/Abdi.

Kondisi Tempat Pemakaman Umum(TPU) Kelurahan Mabar Hilir Sudah Mulai Padat,LSM dan Media Desak Pemerintah Cari Kan Lahan Baru.

Mabar Hilir McN

Menjadi sorotan publik kondisi area tempat pemakaman umum (TPU)yang ada di kelurahan Mabar hilir sudah padat ,sehingga ketika ada yang meninggal dunia area lahan tersebut sudah mulai sempit dan sulit untuk di lalui pejalan kaki ketika menghantarkan jenazah ke area pemakaman umum tersebut.

Dengan kondisi area pemakaman yang sudah padat tersebut menjadi pusat perhatian dari publik hingga lembaga swadaya masyarakat dan media masa, lembaga swadaya masyarakat LSM penjara PAC Medan Deli mendesak pemerintah kota Medan agar perhatikan kondisi area tanah pemakaman umum TPU tersebut ,dan dapat cari lahan baru,agar masyarakat ketika ada yang meninggal dunia tidak kesulitan mencari tempat untuk jenazah yang akan di kebumikan.

BACA  KEPALA KANWIL PEMASYARAKATAN SUMATERA UTARA DAN KEPALA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I MEDAN KUNJUNGI KAJATI SUMATERA UTARA

Ungkapan tersebut juga di katakan dari seorang media elektronik dan online yaitu abangnda Abdi Andana,yang juga menjabat sebagai ketua SUB RAYON AMPI kelurahan Mabar hilir,beliau berharap agar pemerintah cepat perhatikan kondisi area tempat pemakaman umum TPU tersebut ,dengan mencari lahan baru,agar masyarakat dapat kebumikan jenazah dengan keadaan yang luas ,tanpa harus berhimpitan dengan seperti saat ini.

BACA  Al ustdz Didik Gunawan, MA. berhasil jadi contoh tauladan bagi dunia pendidikan islam. 

Seorang warga bernama suherman yang juga menjabat wakil ketua LSM penjara PAC medan deli,Juga menyampaikan bahwa pemerintah kota Medan harus segera dapat mencari kan lahan baru untuk pemakaman yang ada di kelurahan mabar hilir ini,bang”, karena sama-sama kita lihat bahwa lokasi area lahan pemakaman saat ini kondisi nya sudah sangat sempit, dan sangat pirhatinkan kali, sehingga sudah banyak jenazah yang di kembumikan sudah berhimpitan dan tertimpah-timpah, dan saya juga meminta kepada pihak pemerintahan kelurahan mabar hilir untuk segera membentuk pengurusan tempat pemakaman umum(TPU), ungkapnya

BACA  ‎Momentum Peningkatan Kinerja, Kalapas Bengkalis Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat bagi Enam Pegawai ‎ ‎BENGKALIS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memimpin langsung upacara penyematan tanda kenaikan pangkat bagi enam orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Lapas Bengkalis pada Jumat (13/02). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman depan Lapas Kelas IIA Bengkalis diikuti oleh jajaran Pejabat Struktural, Staf, hingga Peserta Magang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pegawai serta implementasi dari Surat Keputusan Kemenimipas RI tentang kenaikan pangkat PNS. Prosesi ini diawali dengan rangkaian apel pagi formal, mulai dari pengucapan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan hingga menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, guna memperkuat semangat integritas seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi. ‎ ‎Acara inti ditandai dengan penyematan tanda pangkat baru serta penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis oleh Kalapas kepada enam pegawai. Kenaikan pangkat ini dipandang bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan sebuah tanggung jawab baru yang menuntut profesionalisme lebih tinggi dalam melayani masyarakat dan warga binaan. ‎ ‎Dalam amanatnya, Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi pegawai lainnya untuk terus meningkatkan karier. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan kinerja seiring dengan jenjang kepangkatan yang lebih tinggi. Lebih lanjut, beliau mendorong para pegawai yang telah memenuhi syarat jabatan untuk berani mengambil tantangan lebih besar. ‎ ‎"Saya berharap kenaikan pangkat ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Selain itu, bagi pegawai yang sudah memenuhi syarat untuk memangku jabatan, diharapkan tidak membatasi diri dan bersedia dipromosikan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia," tegas Priyo. ‎ ‎Setelah penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan yel-yel Pemasyarakatan yang menggema sebagai simbol soliditas petugas, kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian apel pagi dan upacara penyematan tanda pangkat dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sebagai tindak lanjut, Kalapas akan melaporkan pelaksanaan kegiatan ini secara resmi kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Red/Abdi.

No More Posts Available.

No more pages to load.