APBN BOS SMPN 5 Kecamatan Tebing Tinggi Diduga Jadi Ajang Korupsi, Audit Inspektorat Jadi Senjata 

oleh

Empat Lawang, Sumsel. CN – Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN ) 5 Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang diduga jadi ajang KKN, berikut sumber data yang didapat berbanding terbalik dengan fakta di sekolah tersebut terutama sarana yang digunakan para murid sudah tidak layak pakai.

 

example banner

Berdasarkan data yang didapat. Pada Tahun 2024 TAHAP 1 = Rp 254.650.000

Jumlah dana yang diterima sekolah dengan Jumlah Siswa Penerima 463 siswa. Tanggal Pencairan 19 Januari 2024 adapun dengan rincian sebagai berikut :

Rincian Penggunaan :

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp 15.700.000.’

Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp 31.765.000.’

Administrasi kegiatan sekolah

Rp 73.545.000.’

Langganan daya dan jasa

BACA  Kapolsek Kampar Kiri Hilir Tinjau Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Simpang Dua untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rp 7.500.000.’

Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah

Rp 36.850.000,’

Pembayaran honor

Rp 89.290.000,’

Total Dana : Rp 254.650.000

 

TAHAP 2 = Rp 254.650.000

Jumlah dana yang diterima sekolah

dengan Jumlah Siswa Penerima 463 siswa. Tanggal Pencairan 12 Agustus 2024 dengan

Rincian Penggunaan :

Penerimaan Peserta Didik baru

Rp 4.515.000.’

Pengembangan perpustakaan

Rp 25.068.000.’

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp 34.200.000.’

Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp 23.486.000.’

Administrasi kegiatan sekolah

Rp 70.940.000.’

Langganan daya dan jasa

Rp 7.500.000.’

Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah

Rp 8.500.000.’

Penyediaan alat multi media pembelajaran

Rp 8.571.000.’

Pembayaran honor

Rp 71.870.000.’

Total Dana : Rp 254.650.000

 

Kesimpulan APBN BOS pada Tahun 2024 : Rp. 509.300.000,’ Kuat dugaan adanya indikasi KKN dalam satu tahun APBN BOS yang dikelolah mencapai setengah milyar, dengan anggaran pantastis namun fakta di lapangan di lihat dari kemajuan dan perkembangan sekolah terutama fasilitas sarana dan prasarana tidak ada yang terlalu signifikan bahkan banyak yang sudah tidak layak pakai (bangku, meja dan papan tulis) . Kami berharap aparatur penegak hukum agar dapat memeriksa mengaudit dan investigasi secara rinci realisasi penggunaaan tersebut.

BACA  Kapolres Empat Lawang Bersama Bupati, Kajari, Forkopimda dan Forkopimcam Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol

 

Saat di konfirmasi melalui Kepala Sekolah’ Ia menjawab mohon maaf pak, kami sudah di periksa dan sudah di audit oleh tim inspektorat investigasi pak Darwindi dana BOS tahap 1 dan 2 , mohon selanjutnya bapak konfirmasi dengan beliau. Terima kasih.

BACA  Kapolsek Tapung Hilir Hadiri Panen Jagung Pipil di PT SEBAL, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

 

Awak media akan segera konfirmasi ke pihak inspektorat tim investigasi untuk minta penjelasan dari hasil audit sekolah tersebut karena dana bos cukup fantastik tapi sarana dan prasarana banyak tidak layak pakai. Apakah ada temuan kerugian negara atau oknum kepsek ada main mata. Kami awak media berharap agar pihak inspektorat terbuka dan benar – benar menjalankan tugas dengan baik tanpa ada permainan. Jangan sampai dengan adanya audit jadi bahan senjata oknum kepala sekolah terhindar dari sorotan publik dan terhindar dari indikasi korupsi.

No More Posts Available.

No more pages to load.