Tanjungbalai (CN) Pemerintah Kota Tanjungbalai memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan penyesuaian mekanisme dan tata laksana agar tetap tepat sasaran serta menghormati pelaksanaan ibadah puasa.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, saat memimpin rapat koordinasi bersama Satuan Tugas MBG Kota Tanjungbalai di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (11/2/26) sore.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi terbatas kementerian dan lembaga terkait penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Dalam arahannya, Muhammad Fadly Abdina yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kota Tanjungbalai menegaskan bahwa penyesuaian mekanisme MBG selama Ramadan dilakukan agar layanan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
“Program ini tetap berjalan, namun dengan mekanisme yang disesuaikan. Semua harus dipersiapkan secara matang, mulai dari menu, waktu pendistribusian, hingga sistem layanan agar tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bagi peserta didik di wilayah yang mayoritas menjalankan puasa, makanan MBG akan disesuaikan agar dapat dikonsumsi pada waktu berbuka. Jenis menu dan teknis pelaksanaan akan mengikuti petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Jenis makanan dan jam pemberian masih menunggu juknis dari BGN. Termasuk mekanisme rapel untuk hari-hari libur selama Ramadan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadly memastikan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tanjungbalai siap melaksanakan skema MBG selama Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya kualitas menu agar tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan.
Penyesuaian ini, menurutnya, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan Program MBG sekaligus menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat.
Sebagai informasi, Program MBG merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing.
Turut hadir, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tajul Abrar Ritonga, Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P. Girsang, Ketua BGN Tanjungbalai Armansyah Putra, serta perwakilan OPD dan instansi vertikal terkait. (Hani/Hanif)












