Polres OKU Ikuti Vidcon Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026

oleh
oleh

Main Image

Baturaja, CN .– Dalam rangka memantapkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Tahun 2026, Senin (02/03/2026) pukul 08.30 WIB.

example banner

 

Kegiatan yang digelar di Gedung Kaca Polres OKU tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres OKU, unsur Forkopimda, dan instansi terkait lainnya.

BACA  Muscab HIPMI Gunung Mas 2026 Resmi Dibuka, Pemkab Dorong Pengusaha Muda Jadi Motor Penggerak Ekonomi.

 

Rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, pengamanan pusat-pusat keramaian, tempat ibadah, objek vital, hingga jalur-jalur rawan kecelakaan dan kemacetan.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menyampaikan bahwa sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

 

“Operasi Ketupat bukan hanya tanggung jawab Polri, namun membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh stakeholder, baik TNI, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan maupun instansi lainnya. Kita harus memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolres.

 

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan potensi kerawanan sejak dini, termasuk titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, kesiapan personel, sarana prasarana, serta pos pengamanan dan pos pelayanan harus dipastikan dalam kondisi optimal.

BACA  Grow Beyond Limits, Pelindo Multi Terminal Bekali Mahasiswa Menuju Dunia Kerja

 

Melalui kegiatan vidcon ini, Polres OKU bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

 

Dengan adanya rapat koordinasi lintas sektoral tersebut, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, sehingga situasi di wilayah hukum Polres OKU tetap aman, tertib, dan kondusif.(MK)

No More Posts Available.

No more pages to load.