SPPG Sabungan Labusel Gandeng UMKM Lokal Tingkatkan Ekonomi Warga

oleh

Singa Kanan CN Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sabungan di Desa Sabungan, Kec. Sungaikanan, Kab. Lahuhanbatu Selatan (Labusel) yang dikelola Yayasan Binar Bersama Sejahtera menggandeng pelaku usaha lokal untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Pada tahap awal operasional ini, layanan dijalankan secara bertahap sekitar 2.274 porsi per hari, dengan penerimaan manfaat anak sekolah yang mencakup jenjang SD dan SMP,” kata Penanggung Jawab SPPG Sabungan, Syariahilaliyah Pulungan didampingi Kepala SPPG Anri K, dan Korwil BGN Labusel Adilfan Harahap kepada wartawan, Rabu (22/4-2027)

example banner

Dijelaskan, untuk menu yang secara rutin disajikan SPPG Sabungan, yakni daging dua kali seminggu, ikan satu kali setiap minggu, dan ayam satu kali. Untuk memenuhi kebutuhan daging sebutnya, setiap minggu mereka menyembelih dua ekor sapi yang dibeli dari peternak lokal.

BACA  Polsek Kampar Dukung Program Ketahanan Pangan, Tanam Bibit Jagung Pipil di Desa Sendayan

“Sejauh ini belum ada keluhan dari penerima manfaat dari SPPG Sabungan. Penerimaan masyarakat cukup baik, makanya kami belum mau meningkatkan penerima manfaat untuk menjaga kualitas makanan. Tenaga kerja di SPPG ini seluruhnya berasal dari warga lokal. Terdapat 47 relawan dari lingkungan sekitar, termasuk tenaga profesional,” katanya.

Ia menyebut, dalam pelaksanaannya SPPG Sabungan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi lokal untuk penyediaan bahan baku. Seperti tahu dan tempe misalnya, mereka menggandeng pengusaha setempat, Saddam Alpian Pane.

Sedangkan daging, mereka bekerja sama dengan peternak sapi setempat, yakni Dubit Andrianto. Kebutuhan cabai merah didapatkan dari BUMDes Sejahtera Sabungan.

“Langkah ini dilakukan agar program tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. Bahan baku sesuai Juknis memanfaatkan UMKM dan koperasi lokal, supaya ekonomi berputar di lingkungan sekitar,” katanya.

BACA  Sambut HUT Ke-27 Aceh Singkil Pemkab Dan Masyarakat Melakukan Senam Dan Jalan Santai.

Langkah ini dilakukan agar program tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. Bahan baku sesuai Juknis memanfaatkan UMKM dan koperasi lokal, supaya ekonomi berputar di lingkungan sekitar,” katanya.

Saddam Alpian Pane mengaku sangat terbantu dengan beroperasinya SPPG Sabungan. Sebelumnya kata dia, produksi tahunya 70 Kg per hari, sekarang menjadi 100 Kg per hari.

“Permintaan lumayan meningkat, seminggu SPPG Sabungan memesan dua kali masing-masing 25 papan. Produksi jadi meningkat. Selama ini pasar kami hanya pedagang pekan,” katanya.

Dia berharap program MBG dapt berlanjut dan semakin banyak SPPG yang beroperasi. Ia pun berencana, jika permintaan terus meningkat akan menambah jumlah pekerja dari tiga orang saat ini.

BACA  Dansatgas TMMD 128 Selayar Tekankan Sikap Disiplin, Loyalitas, dan Hormati Adat Setempat Selama Penugasan

Suprianto, Direktur Bumdes Sejahtera Sabungan pun merasa sangat terbantu dengan beroperasinya SPPG di desa tersebut. Menurutnya, budidaya cabai merah dan cabai rawit yang mereka kembangkan kini jadi lebih untung, karena penjualan menerapkan harga pasar.

“Selama ini kami biasa buang ke pasar, harganya sangat murah karena harus melalui tengkulak. Seperti hari ini misalnya, jika kami jual ke pasar harga cabai merah itu Rp19 ribu per Kg, sedangkan di SPPG Sabungan Rp28 ribu. Saat ini SPPG Sabungan membeli 10 Kg cabai merah dari kebun kami,” katanya

Editor : Sartiman Cn

No More Posts Available.

No more pages to load.