PT SIA Salurkan Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah untuk 57 Siswa di Rokan Hilir

oleh

Rokan Hilir- CN Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh PT Sinergi Integritas Agroindustri (SIA). Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), SIA menyalurkan bantuan beasiswa kepada 57 siswa kurang mampu di SDN 002 Bambu Kuning, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir ini tidak sekadar seremoni. Setiap siswa menerima paket perlengkapan sekolah lengkap, mulai dari sepatu, tas, seragam, buku tulis, hingga alat tulis.

BACA  Kolaborasi Polres Langkat dan Masyarakat Berhasil Gagalkan Curanmor di Hotel Grand Stabat, Kapolres Ajak Warga Manfaatkan Layanan 110
example banner

Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus meningkatkan motivasi belajar para siswa. Bantuan yang diberikan juga menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda.

Acara penyaluran bantuan turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT SIA, di antaranya Aprianto selaku Management Representative, Samsuriadi dan Hendra Syahputra Barus dari HRD, serta Ary Taufan Lubis sebagai Mill KTU. Dari pihak sekolah, hadir Kepala SDN 002 Bambu Kuning, Haji Sofiyan, S.Pd, bersama Ketua Komite Sekolah Andre. Dukungan juga datang dari pemerintah setempat melalui Lurah Bahtera Makmur, Erwinsyah.

BACA  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Bupati Baharuddin Lantik 33 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator.

Dalam sambutannya, perwakilan perusahaan menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, PT SIA berkomitmen untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan melalui berbagai program sosial, khususnya di bidang pendidikan.

BACA  Wakili Kakankemenag Langkat, KUA Salapian hadiri Zoom Meeting Panen Raya Serentak Quartal 2 Tahun 2026

Melalui inisiatif ini, PT SIA berharap tidak ada lagi siswa yang terhambat mengenyam pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Kolaborasi antara dunia usaha, institusi pendidikan, dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas di Indonesia.
M.Rambe.

No More Posts Available.

No more pages to load.