Tapung Hulu,-CN -Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Mushalla Armuzna Polsek Tapung Hulu dalam momentum 10 hari pertama bulan Dzulhijjah 1447 H. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Rizki Masri, SH., MH., jajaran Polsek Tapung Hulu menggelar kegiatan humanis “Majelis Berbuka Puasa Gratis” bagi masyarakat yang menjalankan puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir berbagi keberkahan dan mempererat tali silaturahmi dengan warga.
Dengan mengusung tema “Berbagi Takjil, Meraih Pahala, Menebar Kebaikan”, masyarakat tampak antusias datang bersama keluarga untuk menikmati hidangan berbuka puasa secara gratis di lingkungan Mushalla Armuzna Polsek Tapung Hulu.
Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Rizki Masri, SH., MH., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus mengajak umat Muslim memanfaatkan kemuliaan bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amal ibadah.
“Momentum 10 hari pertama Dzulhijjah adalah waktu yang sangat mulia. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kebersamaan umat dalam menebar kebaikan dan keberkahan,” ujar IPTU Riko Rizki Masri.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tapung Hulu tampak akrab membagikan makanan berbuka kepada warga, anak-anak, hingga para lansia. Suasana penuh senyum dan kekeluargaan pun menciptakan pemandangan yang menyentuh hati.
Tak hanya sekadar berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Banyak warga mengaku merasa senang dan tersentuh atas perhatian yang diberikan Polsek Tapung Hulu di tengah suasana ibadah Dzulhijjah.
“Jarang ada kegiatan seperti ini. Kami merasa dekat dengan polisi, suasananya hangat dan penuh kekeluargaan,” ungkap salah seorang warga yang hadir.
Melalui kegiatan Majelis Berbuka Puasa Gratis ini, Polsek Tapung Hulu berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan bulan Dzulhijjah sebagai momentum mempererat ukhuwah dan menebar manfaat bagi sesama.
Sumber: pers Keadialan tapung hulu
Editor R Gulo













