SERGAI – CN – Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram 1448 Hijriah/16 Juni 2026, seluruh warga lingkungan Sukatani menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dan tradisi bersama yang penuh makna. Sebagai puncak persiapan dan perayaan, warga secara bersama-sama mengundang Ustadz Budi Santoso untuk hadir memimpin doa bersama, memberikan tausiyah, serta mendampingi warga dalam tradisi memasang obor dan pawai berkeliling kampung, Selasa malam (15/6/2026).
Undangan kepada Ustadz Budi Santoso disampaikan secara resmi oleh perwakilan warga dan pengurus masjid syuhada serta lembaga kemasyarakatan setempat. Kehadiran beliau sangat dinanti-nantikan, mengingat selain dapat memberikan pencerahan rohani, juga menjadi pengingat bagi seluruh warga akan makna sebenarnya dari perjalanan waktu dalam ajaran Islam. Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka kalender, melainkan momen untuk merenung, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah serta perilaku sehari-hari.
Rangkaian kegiatan dimulai Setelah isya berjamaah, warga berkumpul di halaman masjid SYUHADA untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Budi Santoso,S.pd, Dalam ceramahnya, Beliau Mengajak warga selawatan, dan menjelaskan sejarah penting peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah yang menjadi tonggak dimulainya penanggalan Islam.
Beliau juga mengajak seluruh warga untuk mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut: tentang keberanian, kesabaran, persatuan, dan semangat membangun kehidupan yang lebih baik. Ustadz Budi S.pd. juga menekankan bahwa pergantian tahun adalah kesempatan emas untuk memohon ampunan atas segala kesalahan, mempererat tali silaturahmi, serta memulai lembaran baru dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.
Setelah tausiyah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Budi Santoso S.pd. Dalam doa tersebut, warga memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan perlindungan yang diberikan selama setahun yang telah berlalu. Mereka juga memohon agar di tahun baru 1448 Hijriah ini, lingkungan dusun 1 Sukatani desa sukadamai kecamatan seibamban kabupaten Serdang Bedagai senantiasa diberikan kedamaian, keamanan, kemakmuran, dijauhkan dari segala musibah dan perselisihan, serta diberikan kekuatan untuk terus meningkatkan ketaatan dan kebersamaan antarwarga.
Sebagai tradisi turun-temurun yang tetap dilestarikan, puncak acara dilanjutkan dengan kegiatan memasang obor dan berkeliling kampung. Obor-obor yang telah disiapkan secara bergotong royong oleh warga dinyalakan satu per satu, memancarkan cahaya terang yang menerangi jalanan dan gang-gang di lingkungan Sukatani. Ustadz Budi Santoso,S.pd turut serta berjalan di tengah barisan warga, mengiringi perjalanan keliling kampung. Cahaya obor dimaknai sebagai simbol cahaya petunjuk, harapan, serta penerang jalan menuju kebaikan dan kebenaran di tahun yang baru. Sambil berjalan, warga melantunkan shalawat dan doa bersama, menciptakan suasana yang khidmat namun tetap hangat dan penuh keakraban.
Turut hadir Bapak kepala dusun Hariansyah.Badan Kebanjiran mesjid (BKM) , Tokoh agama Bapak Ponirin. Tokoh masarakat bapak Wita Ponirin. Dan masarakat setempat.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong. Semua elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga tokoh masyarakat turut berpartisipasi aktif. Warga Sukatani berharap tradisi ini dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga semangat persatuan, keimanan, dan kecintaan terhadap ajaran agama senantiasa tumbuh subur di tengah lingkungan mereka. Dengan menyambut Tahun Baru Islam dengan cara yang penuh makna seperti ini, diharapkan seluruh warga dapat melangkah ke tahun 1448 Hijriah dengan semangat baru, hati yang tenang, dan harapan yang semakin membara untuk kehidupan yang lebih baik. (Syahrial).







