Brimob Polda Sumut Pastikan Rakernas XVIII APEKSI 2026 Berjalan Aman, Tim Jibom Gegana Laksanakan Sterilisasi Menyeluruh di Hotel Le Polonia Medan

oleh
oleh

Medan.CN- Komitmen Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam menjamin keamanan setiap agenda strategis nasional kembali diwujudkan melalui aksi profesional personel Detasemen Gegana. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026, Tim Penjinak Bom (Jibom) dan KBRN Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut melaksanakan kegiatan sterilisasi menyeluruh di Hotel Le Polonia Medan, Senin (29/6).

Ketika satu tim Jibom KBRN yang terdiri dari tujuh personel, dipimpin oleh IPDA Jujun Lesser Berutu, S.H., bergerak dari Markas Komando Detasemen Gegana menuju lokasi kegiatan. Setibanya di Hotel Le Polonia Medan personel langsung melaksanakan apel pengecekan kekuatan sekaligus berkoordinasi dengan pihak keamanan hotel serta panitia penyelenggara guna memastikan proses sterilisasi berjalan sistematis, efektif, dan sesuai prosedur operasional.

BACA  Antisipasi Bentrokan Susulan, Polres Tebing Tinggi dan Brimob Siaga di PT Bridgestone
example banner

Sterilisasi kemudian dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh area yang akan digunakan dalam pelaksanaan Rakernas. Pemeriksaan meliputi ruang utama kegiatan, panggung, meja dan kursi peserta, toilet, sistem tata suara, panel listrik, pendingin ruangan (AC), saklar lampu, gudang penyimpanan, kotak-kotak utilitas, hingga tempat sampah yang berpotensi menjadi titik rawan. Setiap sudut lokasi diperiksa secara teliti menggunakan peralatan modern berstandar operasional Brimob.

BACA  “Baitul Arqam 2026: Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Kepemimpinan, Mencerahkan Peradaban”.

Dalam mendukung pelaksanaan tugas tersebut, Tim Jibom KBRN mengerahkan berbagai perlengkapan khusus, di antaranya helm kevlar, body vest, body armour, metal detector, mine detector, mirror inspection, X-ray, RIID Eye, X-Am 8000, disruptor, serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000 dan HT WLAN. Seluruh peralatan digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan peledak maupun ancaman zat kimia, biologi, radioaktif, dan nuklir (KBRN) yang dapat membahayakan keselamatan peserta kegiatan.

BACA  Kapolres Tebing Tinggi dan Bupati Sergai Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Sengketa Lahan PT Bridgestone

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya benda mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak, bom, maupun zat kimia, biologi, radioaktif, dan nuklir berbahaya lainnya. Dengan demikian, lokasi kegiatan dinyatakan steril dan siap digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026. ( Darmayani )

No More Posts Available.

No more pages to load.