Kampar,-CN -Bhabinkamtibmas Desa Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir Aiptu Ferry Monika. N, S.H melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman jagung pipil yang ditanam di lahan milik desa pada hari Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan yang dilakukan di lahan seluas 1 hektar lokasi Fasilitas Umum Desa Kota Bangun ini menjadi bentuk dukungan langsung dari pihak kepolisian terhadap program pemerintah tentang ketahanan pangan melalui sektor perkebunan jagung.
Penanaman jagung pipil yang dilakukan oleh BUMDES Maju Bersama ini menggunakan sebanyak 15 kilogram benih atau sekitar 12.000 batang bibit, dengan jarak tanam yang diatur secara optimal yaitu 20 cm x 40 cm. Tanaman yang mulai ditanam sejak tanggal 18 Juni 2026 menunjukkan kondisi bibit dan tanah yang baik, meskipun menghadapi beberapa kendala berupa ketersediaan air dan potensi serangan hama.
Dalam pengecekan yang dilakukan, Aiptu Ferry Monika mengamati pertumbuhan tanaman secara seksama dan berkomunikasi dengan pengelola BUMDES mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi kendala yang dihadapi. “Kondisi tanaman saat ini cukup memuaskan, namun kita perlu tetap waspada terhadap masalah air dan hama yang bisa mempengaruhi hasil panen nantinya. Program ketahanan pangan ini sangat penting dan membutuhkan perhatian serta kerja sama dari semua pihak,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan terkait Kamtibmas yang erat kaitannya dengan program ketahanan pangan. Beliau menekankan pentingnya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sebagai dasar untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk program sembilan cita-cita pemerintahan yang salah satunya fokus pada ketahanan pangan nasional.
“Peran masyarakat dan pemerintah desa sangat krusial dalam mewujudkan ketahanan pangan. Dengan mempererat tali silaturahmi dan kerja sama, kita dapat memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga desa,” jelas Aiptu Ferry Monika.
Pengelola BUMDES Maju Bersama menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas. “Dukungan dari pihak kepolisian sangat berarti bagi kami. Dengan adanya pengawasan dan himbauan ini, kami semakin termotivasi untuk mengelola lahan jagung ini dengan baik agar dapat menghasilkan panen yang optimal,” ujar salah satu perwakilan BUMDES.
Dengan prediksi waktu panen sekitar 100 hari setelah tanam, atau tepat pada tanggal 18 Oktober 2026, pihak desa berharap hasil panen jagung pipil ini dapat memenuhi kebutuhan lokal serta berkontribusi pada ketahanan pangan di Kecamatan Tapung Hilir bahkan Kabupaten Kampar secara keseluruhan.
Kegiatan pengecekan ini juga menjadi bukti bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
“Kami akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap pertumbuhan tanaman ini dan siap memberikan bantuan serta dukungan apa pun yang diperlukan. Semoga program ini dapat menjadi contoh baik bagi desa-desa lain dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkas Aiptu Ferry Monika.
Editor R Gulo












