Proyek Jembatan Gantung jalan kaki, Balai Rajo di sorot

oleh
oleh
Oplus_0

 

​Cakrawala Nusantara.Id – TEBO – Pembangunan jembatan gantung jalan kaki tipe G.D sepanjang 60 meter yang berlokasi di Desa Balai Rajo, Kecamatan 7 Koto Ilir, Kabupaten Tebo, kini mendadak jadi sorotan hangat publik dan warga setempat. Proyek fisik infrastruktur penyeberangan yang baru selesai dikerjakan sekitar empat bulan lalu tersebut diduga kuat digarap secara asal-asalan dan kurang maksimal.

example banner

​Keluhan ini awalnya mencuat dari informasi salah seorang warga setempat yang merasa kecewa berat dengan mutu serta ketahanan fisik bangunan. Menindaklanjuti keresahan dan laporan masyarakat tersebut, media CN  langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pemantauan fisik bangunan pada Jumat (14/08/2026).

BACA  Bertahun-Tahun Bebas Beroperasi, Praktik Ilegal logging Suyanto Didesak Segera Ditindak Aparat Penegak Hukum

​Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi media CN di lapangan, tim menemukan sejumlah indikasi pengerjaan yang tidak memenuhi standar teknis. Beberapa bagian struktur penting, mulai dari lantai jembatan hingga penopang beton, ditemukan sudah mengalami retak-retak. Tak hanya itu, tahap pengerjaan akhir (finishing) fisik jembatan juga terlihat kasar, asal-asalan, dan terkesan dipaksakan selesai tanpa memperhatikan mutu mutu keselamatan jangka panjang.

BACA  Diduga Bebani Wali Murid, Iuran Wajib Rp125 Ribu/Bulan dan Seragam Wajib Rp1,8 Juta di SMKN 1 Lengkong Disorot

​Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan jembatan gantung ini diduga kuat dikerjakan oleh kontraktor pelaksana JEC yang berasal dari Kota Jambi. Kondisi fisik yang rapuh di usia bangunan yang baru seumur jagung membuat warga sangat meragukan ketahanan infrastruktur tersebut, terlebih akses ini menjadi jalur krusial bagi aktivitas harian masyarakat pejalan kaki.

BACA  ‎Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat ‎ ‎Jakarta, 11 Agustus 2026 - Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen penuh memperkuat penerapan Sistem Merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Ekspose Manajemen Talenta yang digelar di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, pada Selasa (11/8/2026). ‎ ‎Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, memimpin langsung jalannya pemaparan tersebut. Kehadiran Sekda selaku pimpinan tertinggi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo menjadi bukti dukungan nyata dalam membangun pondasi manajemen karier ASN yang profesional di lingkungan Pemkab Karo. ‎ ‎Kegiatan ekspose ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat tinggi BKN Pusat, antara lain: 1. ‎Dr. Herman, M.Si (Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN); 2. ‎Diah Kusuma Ismuwardani, S.Psi., M.Si. (Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN); 3. ‎Dr. Samsul Hidayat, SS, M.PSDM (Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN); 4. ‎Ojak Murdani, S.Sos., M.A.P. (Kepala Biro Umum); 5. ‎Wahyu Firdaus, S.T. (Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN); 6. ‎Tauchid Djatmiko, S.H., M.Si. (Analis SDM Aparatur Ahli Utama); 7. ‎Dr. Janry H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si. (Kepala Kantor Regional VI BKN Medan). ‎ ‎Dalam paparannya, Sekda Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, menjelaskan secara komprehensif mengenai kebijakan dan strategi implementasi manajemen talenta. Strategi tersebut mencakup tahapan penyusunan profil talenta, pemetaan kompetensi, penilaian kinerja, hingga perencanaan suksesi jabatan yang matang. ‎ ‎"Melalui manajemen talenta ini, Pemkab Karo menegaskan komitmennya untuk membangun manajemen ASN yang profesional, objektif, dan berbasis kinerja. Kami ingin manajemen talenta menjadi fondasi utama terwujudnya birokrasi yang adaptif serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Karo," ujar Sekda. ‎ ‎Penjelasan strategis Sekda Karo diperkuat oleh paparan teknis dari Asisten Administrasi Umum Sekdakab Karo, Mulianta Tarigan, S.Sos., bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karo, Drs. Kalsium Sitepu, serta Tim Teknis BKPSDM Kabupaten Karo. Mereka menjabarkan secara rinci mengenai instrumen penilaian, pelaksanaan teknis di lapangan, hingga kesiapan sistem digital pendukung yang akan digunakan. ‎ ‎Langkah progresif Pemkab Karo ini diharapkan dapat mempercepat transformasi birokrasi daerah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. (Diskominfo)

​Atas temuan ini, media CN mendesak instansi pemerintah terkait, Dinas PUPR, serta aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan mengevaluasi dan mengaudit pengerjaan proyek tersebut secara menyeluruh. Warga menuntut pihak penyedia jasa (kontraktor pelaksana JEC) untuk bertanggung jawab penuh melakukan perbaikan total demi menjamin keamanan dan keselamatan warga yang melintas. (T. JABRIK)

No More Posts Available.

No more pages to load.