Kapolres Rohil Turun Langsung Pantau dan Padamkan Karhutla di Bangko Permata

oleh
oleh

Rokan Hilir.CN- Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung memantau sekaligus ikut melakukan pendinginan lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (22/8/2026) yg Terpantau Oleh *Patroli Helikopter BNPB Riau*

Kegiatan pendinginan dilakukan mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai di kawasan RT 34/RW 11, Dusun Sukajadi. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare dan merupakan area perkebunan kelapa sawit milik Bpk *Maruba S Silalahi*

example banner

Kapolres Rohil bersama personel Polres Rohil, Polsek Bangko Pusako, TNI, masyarakat dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terlibat langsung dalam upaya memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar.

BACA  Yayasan SINTA Gugat PT Andika Permata Sawit Lestari, Diduga Tanam Sawit di Luar Batas HGU

“Yang paling penting adalah memastikan api benar-benar padam dan tidak ada bara yang tersisa. Karena itu, setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pendinginan di area yang terdampak,” kata AKBP Aldi Alfa Faroqi.

Menurutnya, kondisi lahan di lokasi masih menyisakan asap tipis sehingga proses pendinginan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, kekuatan personel yang dilibatkan terdiri dari 12 anggota Polri, 2 personel TNI, 10 masyarakat dan 2 anggota MPA.
Petugas menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya satu unit mesin Mini Striker, dua unit mesin Robin, delapan gulung selang dan tiga buah nozzle.

BACA  Sisir Jalanan Kota Tebing Tinggi, Polsek Padang Hilir Buru Potensi Kejahatan Malam Hari

Sumber air di lokasi disebut masih cukup tersedia dari parit bekoan. Namun, akses menuju lokasi cukup menantang. Jarak dari Polsek Bangko Pusako sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Selain itu, kondisi sinyal komunikasi di lokasi juga cukup sulit.
Kapolres menegaskan bahwa penanganan karhutla akan terus dilakukan secara cepat dan terukur, khususnya pada lahan yang masih memiliki potensi menyimpan bara.

“Jangan sampai api yang sudah padam kembali menyala. Pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh sampai kondisi lahan benar-benar aman,” tegasnya.

BACA  Satuan Brimob Polda Sumut Salurkan 1.000 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor

Hingga kegiatan berakhir, kondisi di lokasi dilaporkan api telah padam dan hanya menyisakan asap tipis. Proses pendinginan kemudian tetap dilanjutkan oleh masyarakat untuk memastikan lahan benar-benar aman dari potensi munculnya kembali api.

Kemudian Kapolres Rohil Berpesan Kepada Semua Lapisan Masyarakat dan Perusahaan Agar tidak ada Yang membuka Lahan dengan cara membakar, karena APH akan Melakukan Penegakan hukum dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pengolahan secara *Fisik maupun Administrasi* pengeluaran Legalitas dari Lokasi Karhutla tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku.

(M.Rambe)

No More Posts Available.

No more pages to load.