BNCT Dukung Perlindungan Anak melalui Sinergi Bersama Kejari Belawan dan Pemko Medan

oleh
oleh

Medan.CN- PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial melalui keterlibatan dalam penyerahan Penetapan Perwalian Anak kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Elshadai di Kota Medan, Senin (11/8/2026).
Penetapan tersebut diserahkan oleh Kejaksaan Negeri Belawan bersama Pemerintah Kota Medan sebagai upaya memberikan kepastian hukum bagi anak-anak yang berada di bawah pengasuhan lembaga sosial. Langkah ini sekaligus memperkuat perhatian bersama terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan anak.

Bagi BNCT, kepedulian terhadap anak tidak hanya diwujudkan melalui bantuan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam berbagai inisiatif yang menciptakan lingkungan yang aman, memberikan kesempatan untuk berkembang, serta mendukung mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik.

BACA  Kasiwas Polres Tebing Tinggi Periksa Kondisi Sarpras dan Tata Kelola MBG di SPPG YKB
example banner

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Rizki Affandi Nasution, mengatakan BNCT akan terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

“Bagi BNCT, kepedulian terhadap anak bukan hanya mengenai bantuan yang diberikan, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama membangun lingkungan yang memberikan perlindungan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi mereka. Kami mengapresiasi sinergi antara Kejaksaan Negeri Belawan, Pemerintah Kota Medan, dan lembaga sosial dalam menghadirkan kepastian hukum sekaligus perhatian bagi anak-anak yang membutuhkan,” ujar Rizki.
Menurut Rizki, keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat menjadi penting dalam menangani persoalan sosial secara menyeluruh. Masing-masing pihak memiliki peran yang dapat saling melengkapi sehingga manfaat yang diberikan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

BACA  Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌

“Kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha menjadi penting untuk memastikan program sosial dapat memberikan dampak yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika berbagai pihak bergerak bersama, manfaat yang diberikan akan menjadi lebih besar,” kata Rizki.
BNCT berharap kehadiran perusahaan dalam kegiatan tersebut dapat turut memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di LKSA Elshadai.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan semangat dan kebahagiaan kepada anak-anak. Kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan arti yang lebih besar bagi mereka,” tambahnya.
Keterlibatan BNCT dalam kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang positif dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional serta mendorong terciptanya manfaat sosial yang berkelanjutan.( Rijal)

No More Posts Available.

No more pages to load.