TANJUNG MEDANG — Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Medang, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, mendapatkan dukungan pembangunan fasilitas melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan tersebut mencakup tiga unit pekerjaan, yakni satu unit rehabilitasi dan dua unit pembangunan gedung baru. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan operasional serta meningkatkan kenyamanan para pegawai yang bertugas di wilayah Tanjung Medang, yang merupakan kawasan pulau terluar dan termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Proses pelelangan pekerjaan dilaksanakan di Medan. Sementara itu, perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang lelang sekaligus kontraktor pelaksana berasal dari Pekanbaru, Riau.
Adapun nilai kontrak pekerjaan pembangunan tersebut sebesar Rp774.725.610, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kerja. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Mekar Jaya Mandiri selaku kontraktor pelaksana.
Pihak UPP Kelas III Tanjung Medang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Perhubungan, khususnya jajaran Kementerian Perhubungan di tingkat pusat, atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui pembangunan fasilitas tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan pusat atas perhatian dan dukungan pembangunan fasilitas di UPP Kelas III Tanjung Medang. Bantuan pembangunan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi pegawai yang bertugas di wilayah pulau terluar,” ujar pihak UPP Kelas III Tanjung Medang.
Menurut pihak UPP, pembangunan fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan kepelabuhanan. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, para pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas dengan lebih nyaman, aman, dan optimal.
Pembangunan ini juga menjadi perhatian penting karena Tanjung Medang berada di wilayah kepulauan dan kawasan 3T. Kondisi geografis tersebut membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar pelayanan transportasi laut kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik.
Pihak UPP Kelas III Tanjung Medang juga berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, baik untuk mendukung operasional kantor maupun meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan para pegawai yang mendapat penugasan di wilayah tersebut.
Keberadaan rumah dinas yang memadai dan efisien juga dinilai sangat penting. Dengan fasilitas tempat tinggal yang layak, para pegawai yang ditugaskan di Tanjung Medang diharapkan dapat merasa lebih nyaman dan betah dalam menjalankan amanah serta tanggung jawabnya.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas yang semakin memadai, seluruh pegawai yang ditugaskan di sini bisa merasa nyaman dan betah. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah pihak UPP.
Pihak UPP Kelas III Tanjung Medang kembali menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas dukungan pembangunan yang telah diberikan. Pembangunan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas kantor, tetapi juga memperkuat pelayanan kepelabuhanan di wilayah terluar Indonesia.
Pembangunan melalui APBN Tahun Anggaran 2026 ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dan pelayanan transportasi laut, khususnya di wilayah terdepan, terluar, terpencil, dan tertinggal.
Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, UPP Kelas III Tanjung Medang optimistis pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut dapat semakin maksimal, sekaligus mendukung konektivitas antarpulau serta kehadiran negara di wilayah terluar Indonesia.














