Polsek Semidang Aji Edukasi 615 Siswa SMA Negeri 9 OKU tentang Bahaya Bullying, Ditutup Deklarasi Anti-Perundungan

oleh
oleh
Main Image
NextUI hero ImageNextUI hero ImageNextUI hero Image

OKU, CN. – Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan terus digencarkan jajaran Polsek Semidang Aji, Polres OKU. Kali ini, edukasi tentang bahaya bullying dan kenakalan anak menyasar ratusan pelajar SMA Negeri 9 OKU, Desa Ulak Pandan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

 

example banner

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB di halaman SMA Negeri 9 OKU. Sebanyak 615 siswa kelas X hingga XII mengikuti kegiatan yang dikemas sebagai langkah preventif untuk membangun kesadaran pelajar mengenai bahaya perundungan serta konsekuensi yang dapat ditimbulkannya.

 

Kegiatan dihadiri Kepala SMA Negeri 9 OKU, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Semidang Aji, para guru dan karyawan sekolah, serta seluruh siswa yang mengikuti penyuluhan.

 

BACA  Apel Gabungan Siaga Karhutla Digelar di Kecamatan Sosoh Buay Rayap

Dalam penyuluhan tersebut, Kanit Binmas Polsek Semidang Aji Aiptu Hadi Suhendra, M.M., menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak psikologis dan sosial terhadap korban, hingga konsekuensi hukum yang dapat muncul dari tindakan tersebut.

 

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan bullying, baik agar tidak menjadi korban maupun pelaku. Menurutnya, membangun keberanian untuk melapor dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

 

Aiptu Hadi menegaskan, bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Perundungan juga dapat dilakukan melalui ucapan, ejekan, penghinaan, intimidasi, pengucilan dari pergaulan, hingga tindakan lain yang dapat merendahkan dan mengganggu perkembangan mental seorang anak.

 

“Bullying bukan hanya kekerasan fisik. Ejekan, penghinaan, pengucilan maupun intimidasi juga dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi psikologis dan perkembangan anak,” jelas Aiptu Hadi.

BACA  Kampung Bhakti Negara Way Kanan Jadi Desa Tapis Binaan Provinsi Lampung 2026

 

Ia kemudian mengajak seluruh siswa untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, membantu teman yang mengalami kesulitan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.

 

“Kami menyampaikan pesan dari Kapolsek Semidang Aji Iptu Meyke Krisdian Hasri, S.H., bahwa sekolah harus menjadi tempat yang membentuk kepribadian dan karakter positif. Tindakan bullying tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan. Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, saling mendukung, dan tidak menyakiti teman,” ujar Aiptu Hadi.

 

Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak hanya kepolisian, tetapi juga sekolah, guru, orang tua dan para siswa harus bersama-sama menciptakan ruang pendidikan yang aman, nyaman serta bebas dari segala bentuk perundungan.

BACA  Patroli KRYD Polres Way Kanan Sasar Titik Rawan, Antisipasi C3 dan Pungli.

 

Pihak SMA Negeri 9 OKU menyambut positif kegiatan tersebut. Penyuluhan dinilai menjadi langkah preventif yang penting untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mencegah terjadinya bullying.

 

Sebagai bentuk penguatan komitmen, kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi anti-bullying dan penandatanganan komitmen bersama. Deklarasi tersebut menjadi simbol kesepakatan untuk menolak segala bentuk perundungan dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif serta saling menghargai.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Semidang Aji berharap kesadaran siswa semakin tumbuh sehingga mereka mampu menjadi pelajar yang berkarakter, menghormati sesama dan berani mengambil sikap terhadap tindakan perundungan.

“Harapannya, tidak ada lagi siswa yang merasa takut, tertekan atau tersisih akibat bullying. Mari bersama-sama menciptakan sekolah yang aman, nyaman dan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.