Cegah Karhutla Sebelum Api Berkobar, Polsek Rantau Kopar Sisir Lahan Rawan dan Ingatkan Warga

oleh
oleh
Rokan Hilir.CN- Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan Polsek Rantau Kopar, Polres Rokan Hilir. Tak menunggu api berkobar, personel kepolisian turun langsung menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan menjadi titik awal kebakaran.
Patroli tersebut dilaksanakan Aipda Anggiat dan Bripka Ade atas perintah Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, SH, MH, sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi ancaman bencana asap akibat Karhutla.
Dengan menyusuri wilayah hukum Polsek Rantau Kopar, kedua personel melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi rawan, mulai dari lahan kosong, semak belukar hingga kawasan perkebunan milik warga.
Bukan sekadar berpatroli, petugas juga aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Imbauan disampaikan secara humanis agar warga tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
“Pencegahan menjadi langkah utama. Jangan sampai kelalaian membuka lahan dengan cara dibakar berubah menjadi bencana yang merugikan masyarakat luas,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran personel Polsek Rantau Kopar di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat. Patroli diharapkan tidak hanya mempersempit ruang terjadinya Karhutla, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Di bawah arahan Kapolsek Rantau Kopar Iptu Nanang Parinduri, patroli Karhutla akan terus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus memastikan wilayah hukum Polsek Rantau Kopar tetap aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman kabut asap.
(M.Rambe)
BACA  Tim Jatanras Elang Sakti Polres Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian Outdoor AC di Sekolah

No More Posts Available.

No more pages to load.