Cegah TB, Pemko Tanjungbalai Skrining Warga Binaan

oleh

Tanjungbalai (CN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan bersinergi dengan Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TB) menggunakan pemeriksaan Rontgen Dada bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina. Turut hadir Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan Refin Tua Simanullang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai Safrina Yanti Harahap, jajaran Lapas, tenaga kesehatan, serta para warga binaan.

example banner

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemko Tanjungbalai dan Lapas dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.

BACA  Haornas ke-43, Warga Tanjungbalai Semarakkan CFD dan Senam Bersama

Menurutnya, integrasi skrining TB dengan program CKG menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini, khususnya terhadap penyakit menular seperti TB.

“Semakin dini kita mengetahui, maka semakin cepat pula penanganannya. Pada intinya, kita menghindari risiko,” ujar Fadly.

Ia juga mengimbau seluruh warga binaan agar mengikuti pemeriksaan dengan baik dan tidak perlu merasa ragu maupun takut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak dini merupakan upaya penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.

BACA  Sat Samapta Polres Tebing Tinggi Patroli Objek Vital, Cegah 3C dan Premanisme

“Jangan nanti sudah terjadi baru kita sibuk, sudah parah baru sibuk. Kalau ada dari bapak/ibu yang teridentifikasi, agar segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Fadly menjelaskan, pelaksanaan CKG tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai, Puskesmas Semula Jadi, dan Puskesmas Datuk Bandar, serta didukung oleh tenaga kesehatan Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan.

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 78 WBP mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta skrining TB melalui Rontgen Dada. Bagi WBP yang memenuhi indikasi medis, pemeriksaan dilanjutkan dengan Tes Cepat Molekuler (TCM).

BACA  PT SIA Gelar SIA CUP II 2026, Adu Ketangguhan Pebulu Tangkis dari Berbagai Daerah

Dari hasil skrining awal, sebanyak 24 WBP teridentifikasi sebagai suspek TB dan selanjutnya akan mendapatkan tindak lanjut sesuai prosedur dan ketentuan medis yang berlaku.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 14–18 September 2026 ini menjadi langkah strategis dalam mendukung deteksi dini penyakit menular maupun penyakit tidak menular, sekaligus memastikan warga binaan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkesinambungan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Lapas, upaya pencegahan serta penanganan penyakit di lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat terus diperkuat. (Hani/Hanif)

No More Posts Available.

No more pages to load.