Tanjungbalai (CN) Wakil Walikota Tanjungbalai. Muhammad Fadly Abdina menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H yang dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan di Lapangan Futsal Lapas Kelas IIB TBA, Senin (21/9/2026).
Turut hadir, Kepala Lapas Kelas IIB TBA Refin Tua Simanullang, jajaran Kementerian Agama, penyuluh agama Islam, Ketua MUI Kota Tanjungbalai Ardiansyah Lubis, jajaran petugas Lapas Kelas IIB TBA, serta warga binaan pemasyarakatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Mewujudkan Pribadi yang Rahmatan Lil’Alamin.”
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum yang baik untuk kembali mengingat sekaligus meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini salah satunya dapat diartikan bahwa teladan Nabi adalah untuk perbaikan akhlak dan moral dalam rangka meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dan juga hubungan baik dengan sesama manusia,” ucap Fadly.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan dalam proses pembinaan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Ia mengatakan Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap seluruh warga binaan dapat menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat.
“Kami Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap saudara-saudara kami warga binaan kedepannya bisa menjadi insan yang lebih baik lagi, baik bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara. Warga binaan juga tetap memiliki kesempatan untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Fadly menegaskan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mempelajari dan mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Lanjutnya, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui akhlak yang mulia, sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta semangat untuk terus melakukan perbaikan diri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat pembinaan kepribadian, serta menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk membangun pribadi yang lebih baik, penuh kasih sayang, toleran, dan bermanfaat bagi sesama.
“Dengan meneladani Rasulullah SAW, mari kita tumbuhkan pribadi yang berakhlak mulia dan menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya. (Hani/Hanif)













