Dorong Transformasi Tata Kelola Desa Berdampak, Pemkab Karo Buka Pendampingan Inovasi Sosial dan Penyusunan Roadmap

oleh

KABANJAHE – CN.Id.  (6 Oktober 2026) – Pemerintah Kabupaten Karo resmi membuka Rapat Pendampingan 6 Inovasi Sosial Berbasis Design Thinking dan Identifikasi Penyusunan Roadmap Pengembangan Pemerintahan Desa Berdampak Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Karo, Kabanjahe.

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., hadir dan secara resmi membuka jalannya kegiatan tersebut.

example banner

Dalam sambutan tertulis Bupati Karo yang dibacakan oleh Sekda Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting,S.STP, MM disampaikannya bahwa desa-desa di Kabupaten Karo memiliki potensi yang luar biasa di sektor pertanian, pariwisata, hingga adat budaya yang kuat. Oleh karena itu, pengurusan pemerintahan desa tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara biasa yang linier atau sekadar menggugurkan kewajiban administratif semata.

BACA  Tingkatkan Keamanan Siber Daerah, Pemkab Karo Terima STR TTIS Resmi dari BSSN RI

“Pemerintahan desa di Kabupaten Karo harus bertransformasi menjadi Pemerintahan Desa Berdampak, yaitu pemerintahan yang setiap rupiah anggarannya, setiap kebijakannya, dan setiap programnya benar-benar memberikan perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat Tanah Karo,” tegas Sekda saat membacakan pidato Bupati Karo.

Penerapan metode Design Thinking dinilai sangat relevan karena mengedepankan empati sebagai fondasi utama. Melalui pendekatan ini, jajaran pemerintahan desa diajak untuk turun langsung, mendengar, dan merasakan kebutuhan riil masyarakat desa, guna merumuskan solusi kreatif yang tepat sasaran.

BACA  Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo Resmi Ditutup

Selain pendampingan 6 inovasi sosial, penyusunan roadmap (peta jalan) pengembangan desa berdampak juga dinilai sangat krusial. Roadmap ini nantinya akan menjadi kompas bagi seluruh tata kelola pemerintahan desa agar lebih adaptif terhadap kearifan lokal, memiliki indikator yang terukur, serta dapat dieksekusi dengan baik oleh seluruh jajaran pemerintahan desa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat penting tingkat nasional dan daerah, di antaranya, Dr. Eka Endamia Surbakti, S.Psi., M.Si. (Kepala Bagian Perencanaan, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karo, Asmona Perangin-Angin, SH, Dr. Achmad Fauzi, S.Sos., M.E. (Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia), Muhammad Dicka Ma’arief Alyatalatthaf, S.I.Kom., M.I.Kom. (Dosen Vokasi Universitas Indonesia), Camat Merek, Camat Naman Teran, Camat Payung, Camat Tiganderket, Kepala Desa dan Perangkat Desa.

BACA  Sengketa Tanah Wakaf Memanas di Desa Sungai Raya, Warga Muslim Desa Sungai Raya Pasang Plang dan Minta Kades dan 12 orang pembuat hibah palsu di Proses Hukum

Di akhir sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber, fasilitator, dan tim pendamping inovasi sosial yang telah mendukung kemajuan tata kelola desa di Kabupaten Karo. Para Kepala Desa juga diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pendampingan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Kabupaten Karo yang maju, makmur, dan sejahtera.

( Diskominfo Karo )

Kaperwil ( Junaidi Ginting )

No More Posts Available.

No more pages to load.