Kapolres Sergai Sambang Pos Kamling Hingga Larut Malam, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Kejahatan Jalanan

oleh
oleh

Serdang Bedagai|CN- Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya mengandalkan kepolisian. Peran aktif warga menjadi kunci untuk mencegah narkoba, kejahatan jalanan, dan berbagai gangguan keamanan di lingkungan permukiman.

Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Serdang Bedagai (Sergai), AKBP Sah Udur T. M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., saat menyambangi dan mengecek Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Dusun V Kampung Pulo, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Binmas Polres Sergai IPTU Abdul Malik, Kapolsek Sei Rampah AKP Ahmad Albar, S.H., M.H., serta rombongan personel Polres Sergai.

example banner

Kunjungan itu bukan sekadar pengecekan pos ronda. Kapolres juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap informasi mengenai kondisi keamanan lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap potensi gangguan kamtibmas.

BACA  Kapolres Sergai Hadiri Penutupan Festival Seni Qasidah XXIII, Dorong Prestasi hingga Tingkat Provinsi

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyosialisasikan sejumlah program Polda Sumatera Utara, yakni GERMAS (Gerakan Bersama Berantas Narkoba), KOMPAK (Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan), dan SAHATA (Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas).

Program GERMAS diarahkan untuk memperkuat upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika melalui kolaborasi berbagai pihak.
<span;>Sementara itu, KOMPAK berfokus pada penanganan kejahatan jalanan, seperti begal, tawuran, premanisme, dan tindak kriminalitas lainnya.

Adapun SAHATA menitikberatkan pada peningkatan ketertiban berlalu lintas serta pembentukan budaya berkendara yang aman dan tertib.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dusun V Kampung Pulo Disiapkan Jadi Wilayah Percontohan GERMAS TOBA
<span;>Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana menjadikan Dusun V Kampung Pulo sebagai salah satu wilayah pelaksanaan GERMAS TOBA (Gerakan Bersama Berantas Narkoba) di wilayah hukum Polres Sergai.

Rencana ini menempatkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya mencegah peredaran narkoba. Dukungan warga diharapkan dapat membantu kepolisian mengenali potensi kerawanan sejak dini dan menindaklanjuti informasi sesuai prosedur hukum.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak bersikap pasif apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana.

Warga diminta segera melaporkan informasi tersebut kepada pihak kepolisian. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian.

BACA  Kasiwas Polres Tebing Tinggi Periksa Kondisi Sarpras dan Tata Kelola MBG di SPPG YKB

Kepala Dusun V Kampung Pulo, Sugiono, bersama warga menyambut baik kunjungan Kapolres beserta rombongan. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian kepolisian terhadap keamanan lingkungan dan menyatakan kesiapan mendukung program-program kepolisian.

Kunjungan tersebut diharapkan memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat, sekaligus mendorong Pos Kamling berfungsi aktif sebagai ruang koordinasi warga dalam menjaga keamanan.

Pesannya jelas: keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab polisi. Tanpa kepedulian dan keberanian masyarakat untuk melaporkan potensi kejahatan, upaya menciptakan lingkungan yang aman akan sulit berjalan maksimal. (R.Giawa)

No More Posts Available.

No more pages to load.