Kepsek SMP N1 Pegajahan Sambut Kunjungan Ketua Komnas PA Agustinus Sirait.

oleh
oleh

Pegajahan (Sergai)Sumut – Cakrawala Nusantara.id Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Indonesia, Agustinus Sirait, S.E., mengunjungi SMP Negeri 1 Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (15/10/2026).

Di hadapan ratusan siswa dan guru, Agustinus menegaskan komitmen Komnas PA dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan inklusif, sesuai tema yang terpampang di spanduk sekolah.

example banner

“Anak-anak SMPN 1 Pegajahan jangan pernah takut melapor kalau menjadi korban bullying. Diam itu yang membuat pelaku semakin berani. Lapor ke guru BK, orang tua, dan Komnas PA, pasti kami kawal,” tegas Agustinus.

Dalam kunjungannya, Ketua Komnas PA itu menyampaikan 10 Pesan Khusus Anti-Bullying untuk seluruh siswa SMPN 1 Pegajahan:

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

1. Berani berkata TIDAK pada bully, baik sebagai pelaku maupun penonton.
2. Jangan takut melapor, pelapor dilindungi undang-undang.
3. Simpan bukti bully, seperti screenshot chat, foto, atau video.
4. Jangan membalas bully dengan bully.
5. Jadilah teman yang membela, bukan yang menertawakan korban.
6. Stop body shaming, kata-kata kasar, dan ejekan di sekolah maupun di media sosial.
7. Gunakan media sosial untuk hal positif, bukan untuk merendahkan teman.
8. Cerita ke orang tua dan guru BK jika merasa tidak aman dan tidak nyaman.
9. Ingat, pelaku bully juga bisa diproses hukum sesuai UU Perlindungan Anak.
10. Bully bukan bercanda, bully adalah kejahatan yang merusak masa depan.

BACA  Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Berbagai Ancaman Darurat, Personel Brimob Batalyon C Ikuti Simulasi di Kantor PLN UP3 Padangsidimpuan

Agustinus menambahkan, pihaknya memilih SMPN 1 Pegajahan karena ingin menjadikan sekolah di Serdang Bedagai sebagai percontohan Sekolah Ramah Anak di Sumatera Utara.

“Kami ingin anak-anak Pegajahan menjadi agen pelopor, bukan pelapor. Agen yang berani mencegah bully di lingkungannya,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 1 Pegajahan mengatakan, kedatangan Ketua Komnas PA Pusat merupakan suatu kehormatan dan sangat berharga.

“Ini suatu kehormatan bagi kami. Kunjungan ini sangat berharga dan kami berharap kegiatan dari Komnas PA bisa rutin diadakan di sekolah kami untuk menambah wawasan murid agar paham bahwa tindakan yang melanggar hukum ada konsekuensinya,” ucapnya.

BACA  Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌

Turut hadir dalam acara tersebut Kasat Binmas Polres Serdang Bedagai, Kanit PPA Polres Serdang Bedagai, Waka Polsek Perbaungan, Tugimin Ketua Perlindungan Anak Serdang Bedagai, Komite SMP Negeri 1 Pegajahan, Camat Pegajahan, Kades Bengabing, serta para undangan lainnya.

Komnas PA membuka layanan pengaduan bagi anak-anak di Serdang Bedagai yang mengalami kekerasan atau bullying melalui hotline Komnas PA dan dapat juga melapor ke Unit PPA Polres Serdang Bedagai.(Sopiyan)

No More Posts Available.

No more pages to load.