PWKI Tanjungbalai Jadi Tuan Rumah Natal se-Sumut, Fadly Abdina Dukung Penuh

oleh

Tanjungbalai (CN) Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kota Tanjungbalai di ruang kerja Wakil Wali Kota, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Natal PWKI se-Sumatera Utara yang direncanakan berlangsung di Kota Tanjungbalai pada 1 Desember 2026, dengan DPC PWKI Kota Tanjungbalai sebagai tuan rumah.

example banner

Rombongan PWKI dipimpin Ketua DPC PWKI Kota Tanjungbalai, Nuriana Silaban, bersama Ketua Panitia Natal PWKI se-Sumatera Utara, Murniati Bukit, serta sejumlah pengurus lainnya.

BACA  Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Berbagai Ancaman Darurat, Personel Brimob Batalyon C Ikuti Simulasi di Kantor PLN UP3 Padangsidimpuan

Dalam audiensi tersebut, rombongan menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan sekaligus mengundang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai untuk hadir dalam perayaan Natal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (1/12/2026).

Nuriana Silaban menjelaskan bahwa PWKI merupakan wadah bagi perempuan Kristen dari berbagai denominasi gereja yang memiliki komitmen untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan peran perempuan, serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Tanjungbalai dapat membantu kelancaran pelaksanaan Natal PWKI se-Sumatera Utara, terlebih karena kegiatan tersebut akan menghadirkan peserta dari berbagai daerah.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungbalai pada prinsipnya mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan yang memperkuat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama.

Menurut Fadly, dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara tertib dan penuh kebersamaan sejalan dengan visi Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah.

BACA  Tabrakan Beruntun di Perbaungan, Satu Sopir Tewas dan 9 Orang Luka-Luka

“Kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak akan membantu Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, yaitu Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera,” ujar Fadly.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Anwar Ruji, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sofian Pohan, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A-PM dan P2KB). (Hani/Hanif)

No More Posts Available.

No more pages to load.