Tanjungbalai (CN) Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersilaturahmi dengan anak-anak asal Gaza, Palestina, dan anak-anak tahfiz dalam kegiatan Safari Anak Gaza Spesial Menyapa Sumut yang berlangsung di lingkungan Yayasan Madrasah Pendidikan Islam (YMPI), Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Minggu (11/10/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh haru. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi anak-anak Palestina yang menghadapi situasi sulit akibat konflik berkepanjangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., selaku Ketua The World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, Ketua DPRD Kota Tanjungbalai, Ketua YMPI Sei Tualang Raso beserta jajaran pengurus, Camat Sei Tualang Raso Khairul, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak Gaza sekaligus pengingat akan pentingnya nilai-nilai kasih sayang, persaudaraan, dan kemanusiaan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Anggota DPR RI Komisi II, atas inisiatif dan kepeduliannya melalui kegiatan yang mengangkat tema mencintai anak-anak. Terima kasih juga kepada Yayasan Pendidikan YMPI Kota Tanjungbalai yang telah menjadi bagian dari terselenggaranya pertemuan penuh makna ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap anak, tanpa memandang tempat kelahiran maupun latar belakangnya, memiliki hak untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta kesempatan untuk tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.
Menurut Mahyaruddin, anak-anak bukan hanya generasi penerus bangsa, melainkan juga amanah yang harus dijaga bersama. Karena itu, diperlukan lingkungan yang aman, keluarga yang penuh kasih sayang, pendidikan yang layak, serta dukungan masyarakat agar setiap anak dapat berkembang secara optimal.
“Kita semua bersaudara. Penderitaan saudara-saudara kita di Gaza merupakan keprihatinan kita bersama. Semoga doa dan bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban mereka. Kita berharap anak-anak Gaza tetap kuat, tabah, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa kegiatan Safari Anak Gaza bukan sekadar pertemuan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kepedulian dan memperkuat solidaritas terhadap anak-anak Gaza serta masyarakat Palestina secara luas.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kemanusiaan melalui doa, kepedulian, dan bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan. Ia juga berharap perdamaian dapat segera terwujud sehingga masyarakat Palestina, khususnya anak-anak, dapat hidup dengan aman, memperoleh pendidikan, dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Abdurahman Al-Masry, anak yang berasal dari Beit Hanoun, Gaza Utara, turut menyampaikan gambaran mengenai kondisi kehidupan masyarakat Gaza yang masih memprihatinkan.
Ia menceritakan berbagai kesulitan yang dihadapi warga, mulai dari keterbatasan pasokan listrik hingga ancaman serangan bom yang menimbulkan korban jiwa.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Gaza membutuhkan dukungan kemanusiaan, termasuk bantuan pengobatan dan berbagai kebutuhan dasar untuk membantu mereka bertahan di tengah situasi yang sulit.
Abdurahman juga mengingatkan pentingnya Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam sekaligus menyampaikan harapan agar masyarakat Palestina tidak dilupakan oleh dunia internasional.
“Bantulah kami, bangsa Palestina, dengan doa,” ungkap Abdurahman dengan penuh harap. (Hani/Hanif)













