Soekirman : HKTI Harus Jadi Pelopor Advocacy Petani di Era Digital

oleh
oleh

Medan.CN- Meskipun di era Prabowo dan Kementan Andi Amran Sulaiman produksi khususnya beras meningkat signifikan, petani masih memerlukan diberi advocacy menyangkut 3 hal yaitu : sarana produksi, khususnya subsidi pupuk, bbm solar untuk tenaga alsintan, kedua marketing hasil di era online, dan ketiga hak-hak atas tanah/agraria.

Demikian Soekirman sebagai dewan pakar menyampaikan paparan di Rakerda HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Sumut di aula Polbangtan Medan, Rabu (28.10.26).

BACA  Personel Piket Polsek Lubuk Batang Polres OKU Imbau Masyarakat Waspada pada Malam Hari, Antisipasi Kejahatan
example banner

Pernyataan Soekirman ini merujuk pada pidato Abdul Kadir Karding, Sekjen HKTI yang membuka Rakerda tersebut.

Pada presentasi pengalaman sebagai Duta Organik Asia, Soekirman menekankan bahwa sudah waktunya petani melakukan praktek bertani rendah karbon, bertani sehat dengan sistem organik, dan memahami perubahan iklim agar mendapat hasil yang maksimum.

Menyinggung marketing hasil, Soekirman mendorong agar HKTI membuka pilot market place hasil pertanian semacam start up yang akan menampung semua hasil pertanian yg memenuhi standar baik dalam negeri maupun ekspor.

BACA  SatBrimob Polda Sumut Bersama Ditresnarkoba Gerebek Sarang Narkoba, Tujuh Orang Terduga Pemakai Diamankan

Pertanian organik dari percobaan demplot di sawahnya hasilnya lebih untung.

Beda sekitar 6 jutaan rupiah per hektar dibanding bertani secara konvensional.

Contoh pertanian rendah karbon ada di Samosir, desa Sibonor kecamatan Nainggolan dengan operasi PATS (pompa air tenaga surya), makanan organik ada di Pasar Kamu Pantai Labu Deli Serdang.

BACA  Polsek Muara Pinang Berikan Layanan Kedukaan Si Baja, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

Soekirman selaku honorary organik ambassador membagi pengalamannya menghadiri pasar pertanian Organik di Chiangmai Thailand beberapa hari yang lalu.

Selaku anggota dewan pakar HKTI dan alumni Fakultas Pertanian USU, ia mengajak para alumni pertanian khususnya USU agar menggerakkan lebih banyak pertanian selaras alam agar selain memperbaiki ekonomi juga berdampak positip terhadap ekologi Sumatera Utara.

( Darmayani )

No More Posts Available.

No more pages to load.